Polresta Yogya Tetapkan 4 Tersangka Perusakan Pospol Abu Bakal Ali

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Polisi mengamankan 95 orang kerusuhan saat terjadi unjukrasa menentang UU Cipta Kerja, Kamis (8/10) di DPRD DIY. Dari jumlah tersebut, 4 orang ditetapkan sebagai tersangka perusakan Pos Polisi Abu Bakar Ali (ABA). Sedangkan pelaku perusakan kantor DPRD DIY dan Kafe Legian masih dilakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polresta Yogya AKP Riko Sanjaya SIK, Jumat (9/10) mengungkapkan, sebanyak 95 orang itu diamankan polisi dan dibantu warga saat kerusuhan maupun pascakerusuhan. Massa yang diamankan itu di sekitar Pos Pol ABA, DPRD DIY, Parkiran ABA, pasar sore, Pos Pol Perlintasan KA Tugu dan Bumijo.

“Massa yang diamankan meliputi 36 mahasiswa, 32 pelajar, 16 wiraswasta dan 11 pengangguran. Terhadap 95 orang itu, kami lalukan rapid tes dan hasilnya 1 orang reaktif dan langsung dilakukan karantina mandiri dan segera diswab,” ungkap Riko.

Polisi saat ini telah menetapkan 4 orang tersangka, yakni IM (16), warga Kasihan, SB (16) dan LA (16), keduanya masih siswa SMK dan CF (19), warga Danurejan. Tersangka IM dan SB ini berperan merusak Pos Polisi ABA, sedangkan LA dan CF percobaan membakar pos Polisi. “Keempat tersangka ini ditangkap saat melakukan perusakan pos polisi. Tersangka LA dan CF ini sudah memegang bensin untuk membakar pos polisi, tapi berhasil dicegah warga. Mereka kita lakukan penahanan,” jelas AKAP Riko Sanjaya.

Tentang pelaku perusakan Kantor DPRD DIY dan Kafe Legian, Kasat Reskrim Polresta Yogya ini, mengaku masih melakukan penyelidikan. Petugas terus mendalami rekaman CCTV, termasuk dugaan pelemparan bom molotof di kafe itu.

BERITA REKOMENDASI