Positif Corona Jogja Melonjak, Sultan: Kuncinya Disiplin, Wis Dirumah Saja!

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Lonjakan kasus positif Covid-19 di DIY, perlu menjadi perhatian semua pihak. Penerapan protokol kesehatan secara disiplin dan ‘physical distancing’ (menjaga jarak fisik) untuk mencegah penyebaran Covid-19 harus benar-benar dilaksanakan.

Karena itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta agar masyarakat DIY tetap berada di rumah dan mentaati protokol kesehatan termasuk soal ‘physical distancing’. Jika masyarakat tidak disiplin mematuhi aturan yang berlaku, wabah Covid-19 tidak akan segera berakhir.

“Sampai saat ini kami belum berencana untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kita jangan berasumsi paling baik dengan melakukan PSBB. Sebab meski PSBB, faktanya kalau masyarakat tidak mau mendisiplinkan diri, mereka akan tetap keluar. Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang terpenting masyarakat berdiam diri di rumah dan mentaati protokol kesehatan,” tandas Sultan HB X di Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (8/5).

Sultan menyatakan, masyarakat memiliki kontribusi cukup penting dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Karena itu, sikap masyarakat yang tertib dan mematuhi protokol kesehatan sangat dibutuhkan untuk mencegah penyebaran. Jika masyarakat disiplin dan mau mentaati aturan pemerintah, untuk mengatasi Covid-19 sebenarnya sangat murah. Karena kuncinya hanya tetap tinggal di rumah. Tapi jika upaya mendisiplinkan diri tersebut tidak dilaksanakan, dikhawatirkan kasusnya tidak pernah selesai.

BERITA REKOMENDASI