PPKM Dinilai Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melaporkan, pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di DIY dari 11 Januari sampai 10 Februari 2021. Di mana dalam kurun waktu tersebut angka pasien positif Covid-19 terus menurun dan angka kesembuhannya cukup tinggi.

Adapun ketersediaan bed bagi pasien Covid-19, kondisi di DIY saat ini, jumlah bed yang terpakai sekitar 59,65 persen dari total bed yang disediakan 910 bed. Laporan Sultan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi (Rakor) Pembahasan Evaluasi Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dengan video conference (Vidcon) dari Gedhong Pracimosono Kompleks Kepatihan, Kamis (11/02/2021).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto. ”Meski saat ini kondisi jumlah pasien terus menurun. DIY tetap akan menjalankan perlakuan penanganan Covid-19 yang sama di seluruh daerah di DIY agar kondisi yang statusnya masih baik atau sudah membaik, tidak lagi menular atau berubah statusnya menjadi oranye atau merah. Mayoritas DIY masih merah di dua kabupaten, dan tiga lainnya cenderung oranye,” paparnya.

Dalam kesempatan itu Airlangga Hartarto menyatakan, secara nasional, kasus Covid-19 masih naik, meskipun laju pertambahannya sudah berkurang. Namun dengan diterapkannya PPKM, beberapa provinsi di Jawa telah mengalami penurunan kasus Covid-19, termasuk turunnya angka kematian akibat Covid-19.

“Saya kira hal-hal yang perlu ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi ialah koordinasi dengan Pemkab/ Pemkot, koordinasi dengan Forkompimda dan Satgas Daerah, sosialisasi PPKM Mikro, serta monitoring dan evaluasi,”ungkapnya.

Sedangkan Juru Bicara (Jubir) Pemda DIY untuk penanganan virus Korona Berty Murtiningsih mengatakan kasus terkonfirmasi Covid-19 harian di DIY mengalami penambahan sebanyak 278 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi mencapai 24.812 kasus pada Jumat (12/02/2021). Kasus sembuh di DIY bertambah sebanyak 174 kasus maka total sembuh menjadi 18.053 kasus. Sedangkan kasus meninggal bertambah 8 kasus, sehingga total kasus meninggal di DIY menjadi 575 kasus.

“Penambahan kasus positif masih terus ada. Sehingga masyarakat DIY tetap diminta disiplin melakukan protokol kesehatan 5 M dengan baik dengan tren kasus terkonfirmasi yang tergolong tinggi,” tandasnya.

Berty menuturkan kenaikan kasus terkonfirmasi harian di DIY ini mayoritas 180 kasus dari hasil tracing kontak kasus positif, 55 kasus belum ada informasi riwayat, 40 kasus periksa mandiri, dua kasus skrining karyawan kesehatan dan satu kasus perjalanan luar daerah. Dari hasil verifikasi data Dinkes Kabupaten/Kota tambahan 8 kasus meninggal di DIY yaitu kasus 21.274, kasus 21.231, kasus 21.804, kasus 21.838, kasus 23.068, kasus 23.284, kasus 24.425 dan kasus 24.531.

“Jumlah sampel diperiksa sebanyak 1.047 sampel dari 1.002 orang di DIY. Case recovery rate (CRR) atau tingkat kesembuhan sebanyak 72,76 persen dan Case Fatality Rate (CFR) atau tingkat fatalitas kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2,32 persen di DIY,” jelasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DIY ini menambahkan persediaan Tempat Tidur (TT) di 27 Rumah Sakit (RS) Rujukan Covid-19 di DIY sudah ditambahkan hingga saat ini. Jumlah ketersediaan total bed di DIY mencapai 910 bed dengan jumlah bed yang terpakai sekitar 59,65 bed saat ini. (Ria/Ira)

BERITA REKOMENDASI