PPKM DIY Diperpanjang, Dewan Berharap Jadi yang Terakhir

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai 23 Februari 2021. Warga masyarakat pun berharap perpanjangan tersebut menjadi yang terakhir kali lantaran perekonomian semakin sulit.

Wakil Ketua DPRD DIY, Suharwanta, menerima banyak masukan dari masyarakat terkait penerapan PPKM yang hampir semua keberatan dengan adanya perpanjangan. Masyarakat merasakan desakan ekonomi yang semakin berat karena adanya pembatasan operasional sektor usaha yang berdampak pada anjloknya pemasukan.

“Kami dapat masukan masyarakat saat reses dan kami beri masukan supaya ada ruang UMKM bernafas. Saat ini jam operasional dibuka hingga pukul 21.00 WIB untuk tahap ketiga, jadi kami berharap bisa memberikan nafas untuk teman-teman yang punya usaha,” ungkapnya pada wartawan, Senin (8/2/2021).

Dalam poin PPKM ketiga ini, Pemda DIY menerapkan kebijakan pelonggaran operasional, jumlah karyawan WFH hingga pembatasan di tingkat mikro RT/RW. Dewan berharap kebijakan PPKM ketiga ini lebih tepat menyasar pemutusan penyebaran virus Corona di masyarakat.

“Kami mendukung pembatasan skala mikro, yakni pencegahan penularan tingkat RT/RW bahkan desa. Kami berharap Gubernur menerbitkan instruksi atau arahan bagi pemerintah desa untuk menyikapi hal ini. Kalau harus menggerakkan desa butuh pendanaan bisa menggunakan APBDes. Ada kelonggaran jam buka, WFH maupun ruang makan 50 persen. Ini menarik meski di sisi lain ada pengetatan secara mikro,” tandas dia.

BERITA REKOMENDASI