Prajurit Lanal Diminta Pahami Pokok Kebijakan Pimpinan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Yogyakarta, Kolonel Laut (P) Arya Delano memberikan arahan pada kegiatan kepada seluruh prajurit di ruang Mako Lanal, Senin (29/01/2018). Dalam arahan tersebut Arya Delano meminta kepada seluruh prajurit dan pegawai negeri sipil di Lanal Yogyakarta mengerti dan memahami informasi terkait poko-pokok kebijakan tahun 2018 dan rumusan program kerja serta pengembangan organisasi TNI Angkatan Laut beberapa tahun kedepan.

Arya Delano mengatakan, pokok-pokok kebijkan panglima TNI Tahun 2018 yang akan dijabarkan dalam program kerja terdiri dari beberapa bidang sasaran. Yakni bidang strategis dan perencanaan umum, intelijen, operasi latihan, personel, logistic, territorial, komunikasi dan elektronika serta pengawasan.

”Mari kita luruskan niat dan kuatkan ikhtiar untuk menjadikan TNI yang professional, modern, tangguh serta prajurit yang berjiwa ksatria, militan dan loyal. Pokok-pokok kebijakan serta penekanan Panglima TNI tersebut akan dilaksanakan melalui program 100 hari kerja,” tegas Arya Delano.

Adapun hasil Rapim TNI Angkatan Laut Tahun 2018 yang disampaikan Danlanal Yogyakarta yakni terkait program kerja dan pengembangan organisasi TNI Angkatan Laut oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut. Diantaranya peningkatan kemampuan alutsita sesuai MEF, melaksanakan pengembangan kekuatan di pangkalan Teluk Ratai untuk efek deterrence sengketa laut China Selatan/LCS serta dalam penyelengaraan angaran dan program kerja mencapai opini WTP.

“Dalam program pengembangan organisasi TNI Angkatan Laut, diantaranya pembentukan Koarmada 3 di Sorong, Puskopaska, Puslabpamsisjar untuk menghadapi ancaman perang asimetris dan proxy war, menaikan jabatan Danpuspomal, Danpusnerbal, Dandenma Kotama serta pembentukan Spotmar ditingkat Lantamal,” tambahnya.

Selain penyampainan pokok pokok kebijakan pimpinan TNI dan TNI Angkatan Laut tersebut, Danlanal Yogyakarta juga memaparkan perkembangan kekuatan alutsista yang sudah dimiliki TNI Angkatan Laut dalam kurun waktu beberapa tahun terahkir. Dalam waktu dekat yang KRI akan diperkuat lagi, serta tak ketinggalan peralatan tempur koprs Marinir akan lebih dilengkapi. (Van)

BERITA REKOMENDASI