Pramuka Perlu Dikemas Lebih Kreatif

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kepramukaan menjadi ekstra kurikuler wajib di sekolah mulai dari pendidikan dasar dan menengah. Meski begitu, animo siswa untuk terlibat aktif dalam kegiatan kepramukaan belum bisa dikatakan maksimal. Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri bagi guru dan sekolah. Karena keberadaan Pramuka dinilai efektif bagi pembentukan karakter siswa. Oleh karena itu, kegiatan Pramuka harus dikemas secara menarik dan kreatif.

Sekolah harus mengupayakan agar kegiatan Pramuka dikemas secara menarik. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah materi kepramukaan yang diajarkan dibuat lebih variatif. Misalnya lewat ketrampilan yang dekat dan akrab dengan siswa seperti mencari sumber mata air dengan teknologi sederhana," kata Kepala SMA Negeri 8 Yogyakarta, Rudy Prakanto MEng.

Rudy mengatakan,proses pembelajaran kepramukaan selama ini sudah baik karena dikemas dalam bentuk aktivitas langsung di lapangan. Sehingga anak merasa senang dan nyaman dengan kegiatan tersebut. Lebih menarik lagi bila kepramukaan juga dikemas dalam wujud Pramuka ilmiah atau riset, dan juga pramuka kewirausahaan.

Secara nyata pendidikan kepramukaan sangat efektif membentuk dan sekaligus sebagai ajang penguatan pendidikan karakter pada siswa. Karena dalam kegiatan kepramukaan siswa dilatih untuk adanya kerja sama, kemampuan memecahkan masalah, ketrampilan komunikasi dan juga berpikir kritis.

"Lebih dari itu integritas, semangat pantang menyerah dan bergotong royong juga terkuatkan di setiap aktivitas kepramukaan. Itu semua merupakan ketrampilan abad 21 yang harus dimiliki oleh siswa, dan sangat dibutuhkan dalam persaingan di tingkat global," terang Rudy.

Terpisah Kepala SMPN 3 Yogyakarta Dra Binarsih Sukaryanti MPd menjelaskan, Pramuka merupakan kegiatan wajib bagi siswa. Maka semua siswa wajib mengikuti. Kegiatan lebih banyak di lapangan. Pelatih selain dari guru SMPN 3, juga dari Dewan Kerja Cabang Kota Yogyakarta dan dari alumni.

Sementara Kepala SMPN 15 Yogyakarta Siti Arina Budiastuti MPd BI I memaparkan Pramuka merupakan ekstra wajib Semua siswa wajib mengikuti. "Siswa kelas 7 setiap Jumat sehabis salat Jumat, kelas. 8 setiap hari Rabu usai pelajaran," kata Arina.

Sedangkan kelas 9 dengan sistem blok. Kelas 9 hanya satu hari dari pagi sampai sore latihan sekaligus ujian. Biasanya di Bumi Perkemahan. Menurutnya, SMPN 15 mempunyai Dewan Penggalang (DP7). Anggota Dewan Penggalang 30 anak. Setiap SMPN 15 ada kegiatan anggota Dewan Penggalang siap membantu. (Ria/War)

BERITA REKOMENDASI