Presiden Perintahkan Seluruh Elemen Pemerintahan Dukung BPJS Ketenagakerjaan

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJogja.com – Presiden RI, Joko Widodo telah mengesahkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

Kepala Kantor BPJamsostek Cabang DIY, Asri Basir Selasa (6/4) menuturkan berdasarkan Inpres 2/2021 yang menginstruksikan kepada seluruh elemen pemerintahan, yakni 19 Menteri, Jaksa Agung, 3 Kepala Badan termasuk Ketua DJSN tingkat pusat, 34 Gubernur, 416 Bupati dan 98 Walikota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk mendukung kinerja BPJS Ketenagakerjaan

“Presiden Jokowi menginstruksikan agar semua pihak mengambil langkah yang diperlukan sesuai tugas dan wewenang masing-masing dalam mendukung implementasi program Jamsostek, seperti membuat regulasi pendukung termasuk pengalokasian anggaran masing-masing,” jelasnya.

Dalam inpres tersebut presiden menegaskan bahwa seluruh pekerja penerima upah, bukan penerima upah, Pekerja Migran Indonesia, serta pegawai pemerintah non aparatur sipil negara dan penyelenggara pemilu harus didaftarkan menjadi peserta BPJamsostek.

Sedangkan upaya penegakan kepatuhan kepada badan usaha atau pemberi kerja, termasuk menjatuhkan sanksi jika ada yang terbukti tidak patuh dalam mengimplementasikan program Jamsostek menjadi tugas Jaksa Agung yang juga termasuk sebagai pelaksana Inpres 2/2021 tersebut.

“Presiden Jokowi secara khusus juga meminta Menko PMK untuk memberikan laporan pelaksanaan inpres secara berkala setiap 6 bulan.  Termasuk kami di DIY, dukungan Pemerintah Provinsi DIY beserta Kabupaten/Kota jajarannya sudah sangat baik, terbukti dengan telah ditanda tanganinya MOU baik tingkat Provinsi maupun tingkat Kabupaten/Kota Jajarannya mengenai dukungan Pemda dalam upaya perlindungan jaminan sosial Ketenagakerjaan di Wilayah DIY,” tegasnya.

BERITA REKOMENDASI