Prestasi Perkutut ‘Cahaya’ Kian Bersinar

Editor: KRjogja/Gus

PERKUTUT bernama Cahaya milik Mic/Ranto asal Semarang kian bersinar prestasinya. Apalagi saat dilombakan di Liga Perkutut Prabukusumo Jogja LPPJ) putaran VIII 2016 di Lapangan Banyumili Sleman, Minggu (16/10/2016), berhasil menjadi juara I Kelas Dewasa Senior.

Sedangkan lawan-lawannya seperti Elshaday milik Tiek Bie (Kudus) terpilih menjadi juara II dan Sandy Yudha milik GBPH H Prabukusumo juara III. Lain halnya di Kelas Dewasa Junior, juara I sampai III berturut-turut ditempati, Janoko – Suharno/Ajo SF (Semarang), Bergoyang – Khairudin (Sleman) dan Kricak – Setiawan/Khairudin (Yogya). Selain Dewasa Senior dan Junior dilagakan juga perkutut-perkutut di Kelas Piyik Setengah Tiang dan Hanging.

“Kelas Hanging, cara menggantang seperti halnya lomba ocehan. Perkutut yang dilombakan rata-rata umur tiga bulan. Sedangkan Kelas Piyik Setengah Tiang, dari umur tiga sampai enam bulan,” jelas Ketua Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI) Wilayah DIY, Suyanto, saat ditemui di sela-sela pelaksanaan LPPJ Putaran VIII.

Menurutnya, jumlah total perkutut yang berlaga dalam kesempatan ini  170 ekor, mulai dari Kelas Hanging sampai Dewasa Senior.  Perkutut yang dilombakan dinilai tim juri dalam empat babak dan setiap babaknya 40 menit. Tim juri yang diturunkan dari DIY dan sekitarnya antara lain ada Triyono, Mulyo S,  Jati, Toro, Sunu, Embong, Jito dan Agung. Semua juri dibantu tim penancap bendera.

“Khusus untuk kelas Hanging cukup dinilai satu juri, bergantian di setiap babaknya,” tandas Yanto.

Menurutnya, kung mania yang hadir dalam lomba tingkat regional ini selain dari kawasan DIY,  ada yang dari Magelang, Muntilan, Kudus, Blitar, Kebumen, Solo, Jakarta dan Klaten. Ada lagi pemilik perkutut dari luar Pulau Jawa, namun perkututnya masih dititipkan rekannya di DIY dan sekitarnya. Tampak juga kung mania yang datang bersama keluarganya, usai lomba berwisata maupun belanja di Yogya.

Adapun perkutut yang berhasil menjadi juara I sampai III Kelas Piyik Setengah Tiang, yaitu Mutiara Timur – Ardi/Yayang (Sorong Papua), Beutiful – A Giong (Yogya) dan Murdaningkung- Sukarja (Sleman). Juara I sampai III Kelas Hanging berturut-turut, Cucu – H Waluyo (Sleman), Ziput – Nico (Muntilan) dan Rocker Junior – Wahyu N (Sedayu Bantul). (Yan)

 

BERITA REKOMENDASI