Prodi TI UMY Ajari Guru-Guru Gunakan Zoom

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pandemi Covid-19 memaksa guru dan siswa melaksanakan pembelajaran secara daring baik sinkron maupun asinkron. Penggunaan aplikasi pembelajaran daring untuk pembelajaran sinkron, seperti Zoom menja dipilihan para guru karena aplikas itersebut memiliki fitur yang lengkap dan memudahkan.

Permasalahan yang dihadapi oleh sebagian guru adalah belum ada atau minimnya ketrampilan penggunaan Zoom. Oleh karena itu, Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menyelenggarakan pelatihan penggunaan Zoom kepada guru-guru di SD Muhammadiyah Sangonan 1 Godean, Sabtu (24/07/2021).

Pelatihan dibuka oleh Drs Tukiyadi, Ketua Majlis Pendidikan Dasar dan Menengah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Godean. Dalam sambutannya, Tukiyadi menyampaikan kendala pembelajaran masa pandemi dimana pembelajaran tatap muka di kelas tidak dapat dilaksanakan harus diatasi oleh pihaksek olah. “Acara pelatihan ini sangat penting diikuti untuk mengatasi permasalahan pembelajaran daring,” terangnya.

Slamet Riyadi ST MSc PhD, penanggungjawab program sekaligus Dosen Prodi Teknologi Informasi UMY mengungkapkan pelatihan ini mencakup dasar-dasar penggunaan aplikasi Zoom yaitu bagaimana memiliki akun Zoom, membuat kelas, mengelola peserta dan mengelola aktivitas kelas seperti aktivasi audio, gambar, berbagi layar, merekam, chat, break out room dan sebagainya.

“Kita gunakan metode materi langsung praktek sehingga guru bisa langsung mencoba setiap tahapan dari materi yang diberikan,” jelas Slamet.

Dalam melaksanakan pelatihan, Slamet dibantu oleh Adi Syairul Alim, spesialis perangkat online dari Lembaga Sistem Informasi UMY. Dalam penutupan acara Siti Zakiyah ST, Kepala SD Sangonan 1 menyampaikan ucapan terimakasih kepada Prodi Teknologi Informasi UMY atas pelatihan Zoom yang diberikan.

Dengan ilmu ini guru-guru mampu membuat dan mengelola kelas online secara sinkron. Selain berupa pelatihan, UMY juga membantu sekolah berupa penambahan perangkat akses WiFi di dua unit ruang kelas.

“Dulu hanya satu ruang yang ada WiFi. UMY menambah dua perangkat WiFi sehingga sekarang seluruh ruang kelas bisa mengakses WiFi,” tutup Siti. (*)

UMY

BERITA REKOMENDASI