Prof Dr H Abdul Mu’ti: Teknologi Harus Dikendalikan Moralitas

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJOGJA.com – Pandemi memberi banyak pembelajaran, setidaknya bidang teknologi. Teknologi berubah dengan cepat dan murah. Meski demikian, teknologi harus dikendalikan moralitas dan iman.

“Sebab teknologi tanpa agama akan terjadi kehancuran luar biasa,” kata Prof Dr H Abdul Mu’ti MEd, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah dalam Milad ke-61 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Aphitheatre Fakultas Kedokteran UAD, Ringroad Selatan Bantul, Rabu (01/12/2021). Hadir dan memberi sambutan Rektor UAD Dr Muchlas MT.

Menurut Abdul Mu’ti, pendidikan, agama atau bidang apapun, memang tidak bisa dipisahkan dengan teknologi. “Pembelajaran dengan online ataupun daring misalnya, ada pandemi Covid-19 berjalan lebih cepat dari yang diramalkan,” katanya.

Abdul Mu’ti menegaskan, pendidikan, begitu beragama harus memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi. Berteknologi bukan pantangan justru banyak membantu. Hanya saja, menggunakan teknologi jangan menafikan berinteraksi sosial. Manusia tetap sebagai makluk sosial, kodratnya manusia itu beriteraksi sosial sekarang ini secara virtual/maya dan nyata.

Sedangkan Dr Muchlas MT dalam sambutan antara lain mengatakan, UAD memasuki 7 dekade semakin meneguhkan visi – misi sebagai perguruan yang unggul dan inovatif. “Unggul dan inovatif agar mampu berdaya saing atau siap berkompetisi,” ujarnya. Kemampuan berkompetisi UAD didukung 768 dosen, 199 bergelar doktor.

Dalam kesempatan itu Dr Muchlas menyitir pandangan KH AR Fahrudin, Ketua Umum PP Muhammadiyah saat meresmikan kampus 1 UAD di Jalan Kapas. "Bekerja dan mengabdi di manapun harus dilandasi dengan keikhlasan. Dengan ikhlas semua terasa ringan," ujarnya. Sinergi keikhlasan, semangat kebersamaan, gotong – royong harus dijaga saat mengabdi di UAD. Ditambahkan Muchlas, dihadirkannya Prof Dr Abdul Mu'ti diharapkan mendapat semangat injeksi spiritualitas. (Jay).

 

BERITA REKOMENDASI