Prof.Dr. Heru Kurnianto: Kurikulum Harus Integratif dan Interdisipliner

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Kurikulum harus integratif dan interdisipliner sehingga menghasilkan lulusan yang mampu memahami bidang di luar konsentrasinya. Bagi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) harus memasukkan nilai keislaman yang tercermin pada isi mata kuliah.

Demikian diungkapkan Prof Dr Heru Kurnianto Tjahjono MA, guru besar Program Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Jalan Pramuka, Sidikan Yogya, Sabtu (22/08/2020). Kegiatan Pengkajian Ulang Kurikulum Magister Manajemen UAD tersebut juga menghadirkan narasumber Robby Kusumaharta (Dewan Penasihat Kadin DIY dan Direktur Utama Mataram Garmen Sleman) dengan moderator Dr Aftoni Sutanto SE MSi.

Menurut Heru Kurnianto, kurikulum harus adaptatif dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat.” Maka pembelajaran harus fokus. Artinya, ketika berada di kelas, mahasiswa fokus. Ketika berada di tempat kerja, fokus pada pekerjaannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Heru Kurnianto membahas adanya perbedaan antara Magister Science (MSi) lebih pada knowledge dan science sehingga banyak berbasis jurnal, sedangkan Master Management (MM) berbasis case. “MM harus menghasilkan outcome leader yang memiliki karakter capacity to learn sehingga memiliki daya tahan yang tangguh di era disruption,” ucapnya.

UAD

BERITA REKOMENDASI