Prof Hilman Latief Ajak Perkuat Literasi Zakat di Indonesia

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Dari beberapa hasil penelitian, literasi zakat di Indonesia tergolong sedang menuju tinggi. Padahal prakteknya zakat sudah menjadi tradisi di kalangan umat Islam maupun masyarakat pada umumnya.

“Maka tugas kita memperkuat literasi zakat dengan memberi wawasan dan manajemen zakat,” kata Prof Hilman Latief PhD, Ketua Lembaga Zakat, Amil dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu).

Pusat saat Launching Program Ramadan 1442 H Lazismu se-DIY di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta, Jalan Sultan Agung, Minggu (11/04/2021). Hadir dan memberi sambutan Drs Akhid Widi Rahmanto (Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah/PDM Kota Yogya), Cahyono SAg (Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah DIY), M Dai Iskandar (Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Yogyakarta). Lauching program bertema ‘zakat Bangkitkan Indonesia’ itu ditandai dengan membuka selubung baliho dan pelepasan balon ke udara.

Menurut Hilman Latief, literasi zakat penting untuk selalu ditumbuhkan di tengah situasi pandemi Covid- 19. Selain itu, lembaga zakat perlu memelihara mimpi bersama, yakni kesadaran kolektif zakat.
“Berzakat secara individu boleh-boleh saja, dana zakat yang untuk kolektif perlu diarahkan atau ditumbuhkan,” ujarnya.

Pada bagian lain, sebenarnya potensi zakat mampu membangkitkan Indonesia. Dalam situasi pandemi
Covid-19, zakat mampu memberi semangat solidaritas, dan kebersamaan.

BERITA REKOMENDASI