Prof Hilman Latief Ajak Perkuat Literasi Zakat di Indonesia

Editor: KRjogja/Gus

Sedangkan Drs Akhid Widi Rahmanto dalam sambutan mengatakan, kegiatan seremonial Launching Program Ramadan 1442 H se-DIY awalnya diselenggarakan kecil saja, tetapi antusiasme luar biasa. “Semoga saja gerakan ini, kriwikan dadi grojokan. Awalnya kecil menjadi membesar,” ujarnya.

Diingatkan, Lazismu itu modalnya hanya satu: kepercayaan. “Maka kepercayaan dengan Lazismu mohon dijaga baik-baik. Kalau kepercayaan sudah tidak ada pasti akan bubrah dan bubar,” tandasnya.

Sementara itu, Cahyono SAg, Ketua Badan Pengurus (BP) Lazismu Wilayah DIY mengatakan, dalam kegiatan ini Lazismu Wilayah DIY dalam waktu dua bulan mampu mengumpulkan dana kebencanaan nasional Rp 1.671.671.782.

Dana tersebut untuk membantu bencana alam di DIY maupun Indonesia dan korban pandemi Covid-19.
“Dana kebencanaan itu hari ini telah disalurkan,” ucapnya.

Dikatakan Cahyono, sebelum peluncuran Program Ramadan Lazismu se-DIY, Prof Hilman Latief ke Giat Lazismu Wirobrajan didampingi BP Lazismu wilayah DIY dan para Ketua Lazismu Daerah se-DIY, Komandan MCCC Kota Yogya. Di Unit 2 SMP Muhammadiyah 3 dilakukan Giat Lazismu Wirobrajan Peduli Lansia Sejahtera.

Setelah itu Prof Hilman Latief bersepeda menuju PDM Kota Yogya dikawal ambulance Kota Yogya dan Kokam. Bersepeda melewati rute SMP Muhammadiyah 3 – Patangpuluhan – Tamansari – Jalan Wahid Hasyim – Jalan Agus Salim – Kauman – Alun-alun Utara – Nol Kilometer – Jalan Sultan Agung /Kantor PDM Kota Yogya.

Kegiatan pendukung lain, yakni Giat Songsong Ramadan Lazismu Gunungkidul bersama Takmir Masjid se-Kabupaten Gunungkidul. (Jay).

BERITA REKOMENDASI