Program Rumah Pangan Lestari Bakal Digencarkan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Program rumah pangan lestari bakal digencarkan di wilayah Kota Yogya. Hal ini guna mendukung program ketahanan pangan yang digulirkan pemerintah pusat meski Kota Yogya bukan termasuk daerah penghasil pertanian.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogya Sugeng Darmanto, hingga saat ini sudah ada sekitar 40 kampung sayur yang tersebar di berbagai kecamatan. “Keberadaan kampung sayur ini bisa menjadi dasar untuk ditingkatkan menjadi rumah pangan lestari,” ujarnya.

Rumah pangan lestari tersebut diwujudkan dengan kemandirian masyarakat dalam satu wilayah untuk mengupayakan pangan. Misalnya bagi wilayah yang sudah mendeklarasikan sebagai kampung sayur, maka elemen masyarakat setempat juga harus ikut melakukan budidaya.

Tidak hanya memanfaatkan halaman atau pekarangan rumah, namun setiap lorong atau gang perkampungan juga bisa dipergunakan untuk menanam sayur. Selain itu, ada komitmen dan konsistensi yang tumbuh di setiap individu. Sehingga ketika terjadi pergantian musim atau cuaca ekstrem, jenis tanaman sayur yang ditanam bisa disesuaikan agar tetap dapat dipanen.

“Yang paling penting itu konsistensi. Jadi tidak hanya sekali tanam namun berkelanjutan. Minimal, hasil tanamnya bisa dikonsumsi sendiri atau memenuhi kebutuhan kampung setempat,” imbuh Sugeng.

Selain kampung sayur, komunitas yang mengembangkan sistem budidaya lele cendol juga bisa dikembangkan sebagai rumah pangan lestari. Hal ini lantaran dari lahan terbatas, terbukti mampu memproduksi ikan lele dalam jumlah banyak. Seperti yang sudah dikembangkan oleh komunitas masyarakat di wilayah Kricak dan Tompeyan Tegalrejo.

Sugeng mengungkapkan, esensi rumah pangan lestari ialah pada gerakan di masyarakat, bukan pada hasil atau sisi ekonomi. Ketika sudah menjadi gerakan, maka keberhasilan program ketahanan pangan akan lebih mudah terwujud. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI