Proklamasi Kemerdekaan Dibacakan Saat Bulan Ramadan

Editor: Ivan Aditya

BULAN Ramadan atau yang sering disebut bulan puasa menjadi saat yang ditunggu-tunggu bagi umat muslim di seluruh penjuru dunia. Dalam bulan ini beribu nikmat serta keberkahan akan diberikan oleh-Nya bagi umat manusia yang bertaqwa. Berpuasa dari Subuh hingga Maghrib menjadi rutinatas wajib yang harus dilaksanakan umat muslim beriman.

Bulan puasa ternyata juga memiliki nilai history perjuangan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Pasalnya pada bulan ini ada beberapa momentum penting yang menjadi tonggak sejarah dalam mengantarkan Indonesia hingga bisa menjadi bangsa besar seperti sekarang. Tak banyak yang mengetahuinya, namun sejarah mencatatnya.

Proklamasi Kemerdekaan

Proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan oleh Ir Soekarno dengan didampingi Drs Mohammad Hatta pada hari Jumat tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat tepat pukul 10.00 WIB. Peristiwa ini menjadi awal sejarah di mata dunia bahwa Indonesia telah menjadi bangsa yang merdeka.

Tanpa banyak yang tahu atau mengingatnya, ternyata 17 Agustus 1945 bertepatan dengan tanggal 9 Ramadan 1364 Hijriyah. Kala itu umat muslim nusantara juga tengah melaksanakan ibadah puasa saat menantikan detik-detik dibacakannya proklamasi kemerdekaan.

Agresi Militer Belanda I

Pasca proklamasi kemerdekan, Belanda masih terus melakukan upaya-upaya untuk kembali menduduki Indonesia. Belanda melakukan operasi di Indonesia dengan memasuki wilayah Jawa dan Sumatera, peristiwa ini kemudian dikenal dalam sejarah sebagai Agresi Militer Belanda I.

Tujuan dari agresi ini yakni untuk mempertahankan ‘wilayah’ Belanda berdasarkan Perundingan Linggarjati. Militer Belanda mengeluarkan ultimatum kepada pasukan Indonesia kala itu untuk menarik diri sejauh 10 km dari garis demarkasi. Namun permintaan itu ditolak pemerintah hingga akhirnya memicu reaksi dunia dan mengecam Belanda.

Agresi Militer I Belanda itu dimulai pada 21 Juli 1947 atau bertepatan dengan tangal 3 Ramadan 1366 Hijriyah. Agresi ini hanya berlangsung kurang dari satu bulan hingga akhirnya pada 15 Agustus 1947 atau 28 Ramadan 1366 Hijriyah militer Belanda menarik pasukannya dari tanah air. (Van)

BERITA REKOMENDASI