PSIM Timba Pelajaran dari Sulut United

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – PSIM mendapat pengalaman berharga saat menjamu Sulut United dalam laga ujicoba di Mandala Krida, Rabu (23/06/2021). PSIM kalah dengan skor cukup telak 1-4.

Pelatih PSIM, Seto Nurdiyantoro mengamini skuadnya mendapatkan pelajaran berharga dari laga ujicoba tadi. Ia menilai, PSIM menemukan skema-skema formasi yang cocok digunakan setelah menjajal cukup banyak variasi di sesi ujicoba.

“Saya menilai ini sesuatu yang baik untuk evaluasi dari kita tim pelatih dan pemain. Selama lima kali uji tanding ini kita memakai beberapa formasi sehingga nantinya kita akan tahu mana formasi yang ideal untuk tim ini,” ungkap Seto.

Tim pelatih menurut dia, mendapatkan momentum pembelajaran ketika nantinya lawan menerapkan skema bertahan yang rapi dengan serangan balik cepat. Situasi ini yang membuat Sulut mencetak gol di laga ujicoba ini.

“Pada pertandingan tadi kita belajar bagaimana harus membongkar compact defense dan bagaimana mengatasi counter attack jadi ini sesuatu yang bagus buat saya pada pertandingan ini. Mudah – mudahan di kompetisi nanti kita sudah siap,” sambungnya.

Di laga ujicoba kali ini, PSIM menurunkan skuad yang menarik memadukan pemain senior dan muda. Imam Arief Fadilah, Dadang, Jodi Kustiawan, Syarif, Beny Wahyudi serta Aditya Putra Dewa diplot memperkuat lini belakang dan sayap. Sementara Ahmad Baasith, Yudha Alkanza, Ilham Irhaz, Alberta Rocky, Ken Noveryan menempati sisi tengah dan depan Laskar Mataram.

PSIM ketinggalan 0-2 di paruh pertama dengan komposisi itu. Kemudian di babak kedua, 10 pemain kecuali penjaga gawang diganti dengan skema permainan baru.

Dua gol tercipta untuk lawan di babak kedua. Sayangnya hanya sebiji gol bisa dibalas PSIM lewat titik putih, eksekusi Ahmad Ihwan. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI