PSSI DIY Siapkan Program Saat Pandemi, Bangun Kembali Prestasi Sepakbola

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia, termasuk Indonesia saat ini, sangat mempengaruhi pelaksanaan kegiatan-kegiatan olahraga. Tak terkecuali, sepakbola yang sejumlah kegiatannya, termasuk kompetisi tingkat nasional harus terhenti meski menjadi olahraga paling favorit di negeri ini.

Kompetisi profesional seperti Liga 1 dan Liga 2 yang sempat berlangsung beberapa pertandingan, akhirnya harus dihentikan dan belum didapat kepastian kapan akan digulirkan lagi. Tak hanya kegiatan sepakbola profesional, sejumlah agenda sepakbola amatir di daerah, juga harus terhenti dan bahkan batal digulirkan akibat pandemi ini.

Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY, Ahmad Syauqi Soeratno dalam perbincangan Editorial Harian Kedaulatan Rakyat bersama Redaktur Pelaksana Primaswolo Sudjono dan disiarkan dalam channel YouTube Kedaulatan Rakyat TV, Rabu (13/10) mengatakan, pandemi Covid-19 secara signifikan sangat mempengaruhi perjalanan sepakbola di Indonesia. Pasalnya, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, jelas akan berpengaruh langsung pada kegiatan di lapangan.

“Secara signifikan jelas mempengaruhi perjalanan kegiatan sepakbola saat ini, khususnya kegiatan yang di lapangan. Karena penerapan protokol kesehatan, mengingat sifat virusnya yang mudah menyebar. Itu memunculkan kebijakan kehati-hatian untuk mencegahnya baik itu dari pemerintah, PSSI, kepolisian, untuk dipikirkan bersama,” jelasnya.

Bagi Asprov PSSI DIY, pandemi Covid-19 secara langsung berdampak pada pembatalan beberapa kegiatan. Dua kegiatan yang awalnya disiapkan untuk dilaksanakan pada tahun 2020 ini, yakni Piala Asprov dan kompetisi U-16, terpaksa urung dilaksanakan dan kemungkinan baru bisa digulirkan pada tahun 2021 mendatang.

BERITA REKOMENDASI