PT KAI Bakal Punya Kereta Penolong

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Direktur Utama PT KAI Persero, Edi Sukmoro Kamis (27/12/2018) meninjau langsung progres pembuatan dua rangkaian kereta baru di Balaiyasa Yogyakarta. Dua rangkaian yang diberinama Kereta Penolong dan Kereta Medis tersebut bakal dioperasikan pada Januari 2019 mendatang.

Edi mengatakan kereta yang diberi warna kuning dan menggunakan penggerak motor diesel tersebut telah dikerjakan sejak November 2018 lalu oleh tim dari Balaiyasa Yogyakarta. Menurut dia, dua rangkaian tersebut nantinya bakal difungsikan saat terjadi kondisi urgent seperti kecelakaan ataupun rel yang butuh penanganan.

“Kami selalu utamakan keselamatan namun tetap perlu berjaga-jaga apabila terjadi sesuatu hal. Dua rangkaian kereta ini nantinya difungsikan untuk evakuasi apabila ada kejadian. Kereta penolong untuk mengevakuasi kereta dengan alat-alat penunjang sementara kereta medis untuk mengevakuasi penumpang apabila ada yang mengalami cidera,” ungkapnya usai peninjauan.

Selama ini diakui Edi, KAI telah memiliki rangkaian kereta NR serupa yang didatangkan dari luar negeri di setiap Daerah Operasional. Namun, rangkaian tersebut belum memiliki penggerak sendiri sehingga kurang fleksibel dalam pergerakannya.

“Kalau sekarang kereta ini bisa langsung cepat bergerak dengan kecepatan 80 km/jam, tinggal krunya siap berangkat jika ada kejadian. Paling penting juga, kereta ini dikreasi anak bangsa di Balaiyasa Yogyakarta,” imbuhnya.

Sementara Kepala Balaiyasa Yogyakarta, Hasim Suwondo menambahkan dua rangkaian kereta tersebut seturut rencana bakal selesai di bulan Januari 2019. Diharapkan operasional KAI bisa semakin maksimal dengan beroperasinya dua rangkaian kereta tersebut.

“Ini dua rangkaian pertama yang kita kerjakan, nantinya akan ditempatkan sesuai arahan pusat. Ditargetkan selesai Januari 2019 setelah diujicoba sudah siap dioperasikan. Saat ini sedang finishing di Balaiyasa,” terangnya.

Sebelumnya, Balaiyasa Yogyakarta telah menyelesaikan empat rail clinic yang telah beroperasi di berbagai lokasi. Terakhir, satu rail clinic dioperasikan untuk membantu korban tsunami Selat Sunda di Banten. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI