Puji Lestari, Srikandi Jurnal Komunikasi Indonesia

SLEMAN, KRJOGJA.com – Asosiasi Penerbit Jurnal Ilmu Komunikasi Indonesia (APJIKI) menggelar kongres nasional bertempat di Universitas Amikom Yogyakarta Kamis (27/2/2020). Agenda utamanya salah satunya yakni pemilihan ketua umum untuk periode kerja 2020-2023.

Dari beberapa figur dari seluruh Indonesia, muncul salah satu wanita yang dengan berani maju menjadi calon ketua yakni Dr Puji Lestari. Puji Lestari yang merupakan dosen Program Studi Ilmu Komunikasi dan Magister Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Yogyakarta memberanikan diri maju kembali menjadi ketua umum setelah memimpin APJIKI periode lalu.

147 penerbit jurnal ikut dalam anggota APJIKI yang tercatat hingga 2019. Jumlah tersebut masih lebih sedikit ketimbang prodi komunikasi di Indonesia yang tercatat mencapai 250.

Puji pun mengungkap tiga tahun kepemimpinan lalu, ia bersama tim berhasil melakukan percepatan sertifikasi jurnal komunikasi yang sebenarnya cukup sulit. 41 jurnal tersertifikasi berhasil ditambahkan hingga total menjadi 70 di seluruh Indonesia.

“Dari 250 prodi Ilmu Komunikasi di Indonesia, 70 yang terakreditasi itu masih sangat kecil jumlahnya. Karena itu kami berikrar tiga tahun kedepan harus semakin banyak yang terakreditasi, ini bukan semata mengejar kredit poin saja tapi kemanfaatan untuk masyarakat,” ungkapnya ketika berbincang dengan wartawan Kamis (27/2/2020).

Bukan tanpa alasan Puji berupaya keras memajukan APJIKI yang baru terbentuk tiga tahun lalu. Jurnal komunikasi yang terakreditasi menurut perempuan kelahiran Klaten 25 Juni 1970, ini akan berbanding lurus dengan kemanfaatan yang didapatkan masyarakat.

“Jadi akreditasi ini tolok ukurnya satu yang penting yakni kemanfaatan penelitian bagi masyarakat atau penelitian lainnya. Kalau semakin banyak dikutip, maka akan bermanfaat dan ini menjadi kredit poinnya. Kebaruan tema penelitian, lalu membawa manfaat apa yang nyata, ini berpengaruh. Karena itu saya berusaha keras agar jurnal-jurnal di Indonesia bisa tersertifikasi,” imbuhnya.

Di tengah kesibukan mengajar dan mengelola APJIKI, Puji belum lama ini menorehkan prestasi di mana penelitiannya berhasil masuk dimuat dalam jurnal Q2 Scopus dan juga sempat mendapat best paper dari presentasi Mansion di Malaysia. Tiga tahun kedepan, ia menarget bisa meningkatkan jumlah areditaso jurnal komunikasi di Indonesia serta meningkatkan kompetensi SDM yang ada.

“Saya ingin tambah peningkatan kompetensi para editor, peningkatan kompetensi para penulis yang memenuhi standar akreditasi, peningkatan kompetensi para reviewer dan pengelola jurnal di seluruh Indonesia. Tujuannya supaya memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mempublikasikan hasil yang bermanfaat untuk masyarakat dan juga kebutuhan dari perguruan tinggi untuk mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi,” pungkas dia. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI