Puluhan Lapak PKL Buku Dibongkar

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Penataan semi pedestrian kawasan Malioboro sisi Barat dan Timur Jalan Pangurakan tidak lama lagi akan segera memasuki konstruksi. Sebelum dilakukan tahapan konstruksi mulai pembongkaran sampai finishing, sekitar 20 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) buku di Jalan Pangurakan dibongkar oleh pelaksana proyek, Senin (26/03/2018) kemarin.

”Pembongkaran sekitar 20 PKL buku-buku yang ada di Jalan Pangurakan atau sisi Barat Pos Indonesia tersebut merupakan bagian dari revitalisasi semi pedestrian kawasan Malioboro 2018,” ujar Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan, Energi dan Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY Muhammad Mansur.

Mansur menuturkan penataan sisi Barat dan Timur Jalan Pangurakan itu masuk dalam Blok C untuk pembangunan semi pedestrian dengan jadwal konstruksi pembongkaran dan cor di sisi Timur gedung BNI mulai 12 Maret hingga 15 April 2018 serta sisi Barat Pos Indonesia mulai 9 April hingga 13 Mei 2018. Sementara untuk tahapan traso dan finishing di sisi Timur BNI dilakukan 26 Maret sampai 24 Mei 2018 serta sisi Barat Pos Indonesia mulai 21 Mei sampai 2 Agustus 2018.

”Prinsipnya kami dari Pemerintah Daerah (Pemda) DIY dan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan menata Jalan Pangurakan. Kami fokus pada pekerjaan konstruksinya, sedangkan untuk penataan penempatan PKL buku kembali akan ditata pasca pembangunan pedestrian selesai,” tandas Mansur.

Lebih lanjut, Mansur menyoroti lapak PKL buku yang berada di sisi Barat Jalan Pangurakan tersebut memang perlu ditata karena ada lapak yang besar dan kecil sehingga tidak beraturan alias tidak rapi. Untuk itu, setelah pembangunan pedestrian selesai tentu harus diikuti dengan penataan lapak PKL buku yang lebih disesuaikan.

Penataan PKL buku-buku di area Jalan Pangurakan tersebut akan dilakukan Pemkot Yogyakarta. Sedangkan Pemda DIY berkonsentrasi pada penataan atau pembangunan pedestrian secara fisiknya. Jalan Pangurakan itu masuk dalam sumbu filosofis yang menghubungkan antara Alunalun Utara dengan Titik Nol Kilometer yang merupakan bagian dari revitalisasi kawasan pedestrian Malioboro. (Ira)

BERITA REKOMENDASI