Puncak Milad IMAMI UIN Suka Meriah

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Malam Puncak Milad ke-47 Ikatan Mahasiswa Minang (IMAMI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tampak lebih meriah ketimbang pada penyelenggaraan tahun sebelumnya. Pasalnya kegiatan Milad ke-47 IMAMI yang dihelat di Gedung IWS Jalan Padokan Rogocolo, Tirtonirmolo, Kasihan Bantul, Kamis (14/3) malam tersebut pelaksanaannya menggandeng Ikatan Keluarga Besar Minang Yogyakarta (IKBMY) selaku orang tua dan pembina.

Panitia juga menghadirkan pembina IMAMI yang lain yaitu Ketua Komisi V DPR RI Drs HM Idham Samawi, Dirut PT BP Kedaulatan Rakyat (KR) dr Gun Nugroho Samawi, mantan Bupati Bantul Sri Suryawidati (Bu Idham), anggota DPRD DIY Yose Rizal dan tokoh masyarakat Minangkabau lainnya. Kegiatan Malam Puncak Milad ke-47 IMAMI ini juga dimeriahkan tarian daerah Minang dan pembagian hadiah turnamen futsal yang diselenggarakan dalam memperingati event ini.

Idham Samawi yang ikut lelang penggalangan dana dalam acara tersebut, berhasil memenangi lelang tertinggi sebesar Rp 10 juta. Dalam acara lelang pencarian dana itu, panitia yang dikordinir Onky menjelaskan, ada dua sistem yang digunakan yaitu menggunakan singgang ayam dan durian.

Pada kesempatan tersebut Pak Idham lebih memilih buah durian, yang diserahkan panitia penyelenggara disaksikan Bu Idham dan Ketua IKBMY Jufrial SE MBA. Acara lelang juga diikuti perwakilan masyarakat Minang yang ada di Magelang yang tergabung dalam Persatuan Keluarga Daerah Pariaman(PKDP), Himpunan Pengusaha Minang (Hipmi), seniman patung Yusman dan lain-lain.

Pak Idham mengajak kepada para mahasiswa IMAMI dan mahasiswa Minang lainnya yang ada di Yogyakarta jangan hanya belajar budaya Minang saja, tapi juga belajar budaya Jawa dan budaya daerah lainnya. Kemandirian para mahasiswa sangat diperlukan dalam mendalami dan belajar budaya daerah lain.

"Adik-adik mahasiswa IMAMI jangan hanya duduk di bangku kuliah saja, tapi adik-adik IMAMI juga harus dapat latihan kerja berorganisasi, berkomunikasi dan belajar budaya di  masyarakat di mana adik-adik tinggal. Ini tentu saja sesuai dengan pepatah orang Minang, dimana langit dijunjung, di situ bumi dipijak," papar Idham.

Sementara itu, Jufrial mengatakan, dana yang yang terkumpul melalui lelang singgang ayam dan durian dalam acara ini nantinya akan digunakan kegiatan sosial mahasiswa Minang Yogyakarta. Uang yang terkumpul dalam penggalang dana malam puncak IMAMI tersebut di antaranya akan disumbangkan untuk korban gempa Solok Selatan (Sumbar) beberapa waktu lalu.

"Sedangkan jumlah uang yang terkumpul dalam malam penggalangan dana pada acara puncak Milad IMAMI tersebut, sebesar Rp 27.400.000," ujar Rahma bendahara panitia. (Rar)

BERITA REKOMENDASI