Puncak Musim Hujan Diprediksi Februari

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Intensitas hujan di sejumlah tempat di DIY sudah masuk kategori sedang hingga tinggi dengan rata-rata hujan perdasarian diatas 50 mm/dasarian. Diprediksi dalam beberapa dasarian kedepan, curah hujan ini akan lebih meningkat di kisaran 100 hingga 200 mm perdasarian, mengingat dibulan Januari ada kecenderungan angin baratan menguat.

“Diprediksi intensitas dan frekuensi hujan di wilayah DIY akan meningkat di bulan Januari ini dengan kisaran 300-500 mm/bulan. Apabila dilihat dari kondisi tersebut intensitas hujan di DIY masuk dalam kriteria tinggi. Adapun untuk puncak musim hujan di DIY diprediksikan pada Februari 2021 mendatang,” kata Kepala kelompok data dan informasi BMKG Stasiun klimatologi Sleman Etik Setyaningrum MSi di Yogyakarta.

Etik mengungkapkan, memasuki datangnya puncak musim penghujan, potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi muncul di wilayah DIY. Untuk itu masyarakat perlu mewaspadai potensi banjir maupun tanah longsor. Terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan tanah longsor. Selain itu masyarakat perlu memangkas pohon yang rimbun atau mulai rapuh.

“Datangnya bencana alam yang mendadak dan sulit diprediksikan perlu diimbangi dengan peningkatan kewaspadaan masyarakat. Dengan begitu saat bencana terjadi masyarakat bisa mengetahui langkah apa yang perlu dilakukan,” ungkapnya. (Ria)

BERITA REKOMENDASI