Putus Penularan, 1.711 Pekerja di Bawah PUPR DIY Jalani Vaksinasi Covid

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – 1.711 pekerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai dan Satker di bawah kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang berada wilayah DIY mendapatkan vaksinasi, Sabtu (17/7/2021). Vaksinasi dilakukan atas kerjasama dengan Polda DIY dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak ditunjuk selaku koordinator komunikasi pelaksanaan.

Kepala BBWS Serayu Opak, Dwi Purwantoro mengatakan vaksinasi dilakukan terpusat di Bidang Kedokteran dan Kesehatan (BIDDOKKES) Polda DIY, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Vaksinasi dimulai hari ini dan akan berlangsung hingga Jumat (23/7/2021) mendatang.

“Total pegawai dan keluarga Kementerian PUPR DIY yang dijadwalkan mengikuti vaksinasi Dosis 1 gelombang 3 ini sejumlah 1.711 orang. Adapun vaksinasi Dosis 1 gelombang pertama telah dilakukan pada 7-9 Juni 2021 dan gelombang 2 pada 22-25 Juni 2021 di RS Bhayangkara Polda DIY. Kami berharap vaksinasi ini bisa membantu mengendalikan dan mengurangi penyebaran Covid-19,” ungkapnya pada wartawan.

Adapun UPT Kementerian PUPR yang mengikuti vaksinasi adalah Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (858 orang), Balai Teknik Sabo (46 orang), Balai Prasarana Permukiman Wilayah DIY (108 orang), Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III (64 orang), Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah V (41 orang), Balai Pelaksanaan Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah DIY (32 orang), Ikatan Pensiunan PUPR Wilayah DIY (32 orang), Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional DIY dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional DIY (221 orang) serta keluarga dan lainnya (109 orang).

“Selain vaksinasi, Kementerian PUPR wilayah DIY juga telah menyiapkan Lokasi Isolasi Mandiri Terpadu yang diperuntukkan bagi pegawai PUPR dan personel Polda DIY, bertempat di Asrama Ngeksigondo Balai Pengembangan Kompetensi PUPR Wilayah V Yogyakarta, sejumlah 54 unit kamar. Lokasi Isolasi Mandiri Terpadu ini hanya diperuntukan bagi pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang. Adapun pasien dengan gejala berat akan dirujuk ke rumah sakit kerja sama (RS Bhayangkara Polda DIY),” pungkasnya. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI