Radio Masih Dipercaya Masyarakat

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Repotnya industri penyiaran di Indonesia ternyata tidak begitu mempengaruhi dunia radio di Indonesia. Terbukti, Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) yang mewadahi radio siaran swasta nasional masih tetap bertahan dengan keanggotaan mencapai lebih 600 radio di seluruh Indoensia.

"Dunia radio ternyata masih strategis. Di tengah tumbuhnya media mainstream maupun yang bernuansa teknologi tinggi terus meningkat, radio tetap eksis," jelas Ketua I Pengurus Pusat PRSSNI Purwana Yodhaswara dijumpai KRjogja.com disela Sidang Paripurna Daerah (SPD) PD PRSSNI DIY di Abadi Hotel Jogja, Rabu (21/12/2016).

Hal tersebut menurut Purwana karena masyarakat masih meyakini radio memiliki karakter khas yang tidak bisa diadopsi media lain. Media penyiaran radio memiliki kelebihan sangat personal dan emosional. Bahkan keterkaitan radio dan pendegarnya sangat kuat. "Karakter itu yang yang menjadikan radio sangat strategis," sebutnya.

Selain itu radio juga dapat menjangkau ke tempat yang terisolir ketika tidak bisa dilakukan media lain. Radio juga memiliki faktor kecepatan sangat tinggi jika potensi tersebut mampu dimaksimalkan. Sebab itulah di daerah bencana, peran radio sangat sentral untuk dimanfaatkan.

"Apalagi radio termasuk realtif murah. Selain radio sudah terbukti mampu menunjukkan dan membuktikan diri atas independensinya dengan tidak memihak," ucap Purwana.

Sementara Ketua PRSSNI DIY Umie Mu'af Winingsih SSos MSc menuturkan SPD I PRSSNI DIY ini sebagai program kerja organisasi yang rutin dan berkesinambungan. Diselenggarakan sebagai tindaklanjut hasil Musyawarah Daerah PRSSNI DIY mengusung tema 'Konsolidasi Organisasi untuk Kemanfaatan Anggota'.

"Melihat temanya sangat menarik dan penting mengingat selama ini komitmen maupun kepercayaan anggota terhadap PRSSNI terus menurun," ucap Umie.

Sedang dalam kesempatan ini juga hadir Ketua KPID DIY Sapardiyono SH MH yang menguraikan perihal Perda No 13 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Penyiaran yang balum lama disahkan DPRD DIY. Melalui Perda ini diharapkan dunia penyiaran di DIY mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat serta mendukung sepenuhnya keistimewaan Yogyakarta. (R-7)

BERITA REKOMENDASI