Raperda RTRW DIY 2019-2039 Disetujui

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DIY Tahun 2019-2039 akhirnya disetujui bersama oleh Gubernur dan DPRD DIY, dalam Rapat Paripurna DPRD DIY, Senin (25/03/2019) kemarin. Raperda tersebut harus dimintakan evaluasi kepada Menteri Dalam Negeri sebelum diundangkan.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan, sebagai instrumen perencanaan, RTRW menjadi panglima dalam pelaksanaan program-program pembangunan di daerah. ”Sebagai panglima, rencana tata ruang haruss mumpuni secara kualitas agar dapat digunakan sebagai acuan dalam pemberian izin-izin pemanfaatan ruang sesuai dengan kewenangan,” kata Sultan.

Sebelumnya, terjadi diskusi alot dalam pembahasan Raperda itu di Pansus, salah satunya mengenai sistem perkotaan pada rencana struktur wilayah DIY. Kawasan yang saat ini masih tergolong kawasan Pusat Kegiatan Lokal (PKL) namun memiliki potensi untuk berubah menjadi Pusat Kegiatan Nasional (PKN), seperti wilayah bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Temon, Kulonprogo.

Menurut Ketua Pansus Raperda RTRW DIY 2019- 2039 Suharwanta, dari hasil konsultasi ke Kementerian ATR/BPR dijelaskan bahwa PKLtidak bisa langsung naik menjadi PKN. Penyesuaian sistem perkotaan terhadap kawasan tersebut dimungkinkan terjadi apabila pusat telah melakukan perubahan RTRW Nasional.

”Temon masih menjadi PKL, sementara kegiatannya berskala nasional maupun internasional. Untuk itu disiasati dengan indikasi program. (Temon) tetap statusnya PKL, tapi dalam lampiran nanti ada indikator-indikator program yang memberikan ruang untuk kegiatan yang sifatnya nasional sebagai konsekuensi adanya bandara,” terang Suharwanta.

Ia menambahkan, telah dilakukan penyesuaian terhadap luasan kawasan-kawasan dalam raperda, seperti kawasan resapan air, kawasan cagar alam geologi, kawasan rawan bencana alam, kawasan peruntukan pertambangan mineral bukan logam dan batuan didasarkan pada kondisi sebenamya dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. (Bro)

BERITA REKOMENDASI