Rasulan Mempererat Hubungan Kepada Tuhan dan Manusia

Editor: Ivan Aditya

RASULAN merupakan sebuah tradisi yang sudah berlangsung sejak lama bagi masyarakat Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Rasulan diadakan setelah selesai melakukan panen dan merupakan acara yang diadakan oleh masyarakat sebagai ungkapan syukur atas panen yang diberikan Tuhan. Biasanya di tempat lain tradisi ini di sebut dengan tradisi merti dusun atau merti desa.

Kegiatan Rasulan ini diselenggarakan tiap pedukuhan dengan waktu tertentu. Berbagai acara akan digelar saat Rasulan seperti menggelar tumpengan, berbagai perlombaan dusun, kirab budaya dan biasanya diakhiri dengan pegelaran wayang.

Saat Rasulan tiap-tiap kepala keluarga akan mengolah hidangan secara banyak dan mengundang saudara-saudara untuk datang ke rumah menikmati makanan secara bersama-sama. Tak hanya itu, sesama tetangga juga akan saling bertandang ke rumah dan makan besar secara bersama-sama untuk mempererat hubungan antar warga.

Selain sebagai ucapan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan, Rasulan ini juga memiliki makna agar sesama warga dapat terus menjaga hubungan baik. Selain di Gunungkidul, tradisi Rasulan juga dilakuka masyarakat Bantul. (Van)

Baca juga :

Pentingnya 'Rasulan' bagi Masyarakat Jatimulyo

BERITA REKOMENDASI