Ratusan Perjalanan Dibatalkan, Bus Pariwisata Yogya Jadi Korban Corona

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Wabah Virus Corona yang melanda Indonesia mulai dirasakan penyedia jasa bus pariwisata di wilayah DIY. Ratusan pesanan perjalanan wisata dibatalkan hingga batas waktu yang tak ditentukan.

Para supir dan awak bus yang mengandalkan sisi pariwisata mulai kebingungan. Mereka menggelar aksi damai menyatakan Yogya aman bahkan mengajak masyarakat untuk piknik.

Hal tersebut begitu ironis dan sangat bertolak belakang dari anjuran pemerintah, yang meminta warga untuk lebih banyak tinggal di rumah. Namun tak ada pilihan, mereka mengaku kebingungan tak tahu lagi harus berbuat apa, karena satu-satunya andalan hidup mandek akibat virus baru tersebut.

Supriyono, salah satu supir bus mengaku kebingungan lantaran harus membayar cicilan bus yang tak bisa dijalankan karena kondisi saat ini. Semua rencana perjalanan yang dipesan wisatawan dipastikan batal, padahal di sisi lain angsuran terus berjalan dan pekerja bus tetap harus makan.

“Sangat-sangat terasa, semua rencana perjalanan yang sudah dijadwalkan harinya batal semua. Saya 27 perjalanan batal, di PO bus lain ini ada yang 10, 23 bahkan 30 akhirnya batal semuanya. Padahal cicilan kan harus tetap jalan, belum lagi pekerja ini butuh makan anak istri juga. Kami bingung jujur akan berjalan seperti apa,” ungkapnya pada wartawan Selasa (17/03/2020).

Nanda Ragil Adi Cahyo, salah satu pengelola PO bus turut menyampaikan harapan agar Pemda DIY segera memikirkan jalan terbaik untuk membantu mengatasi permasalahan yang dialami. Ia juga menyematkan harapan agar wabah Korona bisa ditangani dengan sebaik mungkin oleh pemerintah dan iklim pariwisata DIY kembali seperti sediakala.

BERITA REKOMENDASI