Rawan Covid, Disnakertrans DIY Pantau Ketat Perusahaan Dengan Karyawan Besar

Editor: Agus Sigit

Guna melengkapi model pengawasan, Aria menerapkan aplikasi Jogja Pass yang telah dirancang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY. Aplikasi tersebut sebagai langkah guna melakukan tracing atau penelusuran apabila terjadi kasus Covid-19 maupun sebagai alat early warning system guna memitigasi penyebaran pandemi Covid-19.

” Kami belum mendapatkan laporan dari mapping 60 perusahaan di DIY tersebut yang munculnya kasus positif Covid-19 di lingkungan pekerja sejauh ini. Seandainya terjadi hal yang tidak kita harapkan, ini menjadi bagian dari pola koordinasi dengan perusahaan yang telah mempunyai SOP apabila terjadi transmisi,” tandasnya.

Disnakertrans DIY maupun Disnakertrans Kabupaten/Kota se-DIY telah proaktif melakukan mapping 60 perusahaan yang berpotensi muncul penyebaran virus Korona ini sejak Agustus 2020 lalu. Pihaknya akan memperluas pemetaan menjadi 80 perusahaan di DIY pada Oktober 2020 ini. Mapping perusahaan tersebut akan dimantaince kepatuhan terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19 serta tetap melaksanakan produksi dengan baik.

” Secara umum perusahaan, badan usaha dan sebagainya tetap kita berlakukan model pengawasan, khususnya bagi perusahaan dengan indikasi dari banyaknya pekerja yang di mapping tersebut dilakukan pengawasan intensif monitoring dan evaluasinya. Bagi yang jumlah pekerjanya kurang di bawah 500 orang tetap diawasi, tetapi kita prioritaskan kepada perusahaan yang lebih besar dahulu karena resiko penularannya lebih tinggi,” ungkapnya.

Menurut Aria, dari hasil monitoring tersebut dinilainya telah terbangun kesadaran dari pemberi kerja maupun pekerja sendiri. Terkait sanksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan di lingkungan kerja tetap mengacu pada amanat Pergub. Sanksi tersebut justru menjadi bagian akhir yang disosialisasikan karena pihaknya berharap penerapan adaptasi kebiasaan baru menjadi bagian dari kesadaran dari pemberi kerja dan pekerja agar produktivitas bisa terjadi di tengah pandemi Covid-19.

BERITA REKOMENDASI