Rawan Panik, Siswa SD Tamansiswa Ikuti Pelatihan Mitigasi Bencana

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Tim Program Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) bekerjasama dengan Kemenristek Dikti mengadakan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana pada Pamong (guru) dan siswa-siswi SD Tamansiswa Jetis Kota Yogyakarta, Jumat, (13/09/2019) lalu.

 

Materi pelatihan mitigasi bencana berikan langsung dari tim BPBD Kota Yogyakarta kepada seluruh peserta yang terdiri 90 siswa dan pamong. Sosialisasi dan simulasi ini berfokus pada kesiapsiagaan pamong sekolah dan siswa didik terhadap datangnya bencana di sekolah, terutama gempa bumi.

"Kegiatan ini merupan bagian dari PKM yang bertema Nukids (nutritionist kids) sebagai antisipasi masalah gizi usia dini di SD Tamansiswa Jetis, Kota, Yogyakarta sekaligus kami membekali pengetahuan dan kemampuan siswa dan pamong ketika terjadi bencana,” ujar ketua Tim PKM Unriyo Inayah, S.Gz.,M.Si.

Anggota tim PKM Metty, S.Si., MPH menambahkan peserta tidak hanya mendapat materi dan tips penanggulangan bencana, namun juga diberikan simulasi evakuasi saat terjadinya bencana gempa. “Siswa dan pamong diajari bagaimana posisi, cara dan tindakan yang harus dilakukan saat melakukan evakuasi diri saat terjadi gempa di sekolah,” katanya.

Bagi guru dan siswa tingkat rendah, pelatihan ini sangat bermanfaat khususnya menghindari kepanikan berlebihan di saat terjadinya bencana gempa. Khususnya bagi para pamong yang akan menjadi pemimpin saat evakuasi awal.

”Ditekankan pula bahwa Pamong sekolah harus mempunyai kemampuan tanggap bencana dan kesiapsiagaan bencana yang baik. Hal ini karena para Pamong yang akan mengatur dan menenangkan siswa saat terjadi bencana. Kegiatan ini juga diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin dan mandiri oleh sekolah sehingga tercipta sekolah yang siap dan sigap menghadapi bencana," kata Soepri Tjahjono, M.Pd., anggota tim PKM Unriyo. (*)

 

BERITA REKOMENDASI