Realisasi Vaksinasi DIY Masih Jauh Dibawah Target

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – DIY sudah melaksanakan dua tahapan vaksinasi untuk tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik dan warga lanjut usia (lansia) hingga akhir Maret 2021 ini. Namun begitu, realisasi vaksinasi masih berada jauh di bawah target data jumlah warga yang seharusnya mendapat vaksin Covid-19 tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie tak menampik masih rendahnya capaian vaksinasi khususnya untuk tahap kedua. Beberapa penyebab menurut Pembajun melatarbelakangi terjadinya situasi tersebut.

Untuk tahap pertama tenaga kesehatan, DIY sudah menyelesaikan seluruhnya dengan data berjalan saat ini di atas 33.799 orang. Sementara untuk tahap kedua, jumlah warga yang sudah menjalani vaksinasi baik dosis satu maupun dua masih jauh di bawah target.

“Data per 25 Maret 2021 ini dari total sasaran 334.754 pelayan publik dari berbagai bidang yang sudah divaksin dosis pertama 33,8 persen dan dosis kedua 14,38 persen. Untuk lansia dari total 295.349 sasaran, baru tersasar 9,16 persen dosis pertama dan dosis kedua baru 0,22 persen,” ungkap Pembajun dalam bincang media di DPRD DIY, Jumat (26/3/2021) siang.

Pembajun mengatakan masih ada beberapa kendala yang membuat vaksinasi DIY belum maksimal terutama untuk lansia di antaranya ketidakfamiliaran dengan teknologi yang sebenarnya sudah berupaya diurai melalui peran keluarga. Banyaknya lansia dengan komorbid juga menjadi alasan lain mengapa capaian tahap kedua belum sesuai target sasaran.

“Padahal kita (DIY) daerah dengan lansia terbanyak di Indonesia. Kami mendorong kabupaten/kota menggelar vaksinasi massal untuk lansia. Di sisi lain rumah sakit saat ini terus bergerak memang, tapi belum cukup. Ada dua kabupaten yang bergerak perlahan untuk lansia. Tiap rumah sakit harapannya harus punya target 100-200 lansia perhari, agar lebih cepat,” tandas Pembajun.

BERITA REKOMENDASI