Reka Ulang Pembacokan Egy Jadi Tontonan Warga

YOGYA,KRJOGJA.com – Proses rekonstruksi pengeroyokan dan pembacokan yang menewaskan seorang pelajar di Kota Yogya, Egy Hermawan (17) menarik perhatian warga. Tampak puluhan warga mengerumuni lokasi rekonstruksi di TKP, Jalan Menukan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta.

Pantauan KRJOGJA.com di lokasi, rekonstruksi dimulai sekitar pukul 06:00 sampai 07:45 WIB pukul. Untuk memperlancar kegiatan tersebut, jalan lokasi rekonstruksi sempat ditutup sementara oleh petugas. Tujuh pelaku dihadirkan dalam reka ulang yang digelar Satreskrim Polresta Yogyakarta. Mereka total memperagakan 18 adegan, mulai dari mengeroyok hingga membacok korban.

"Rekontruksi sudah sesuai seperti apa yang disampaikan keterangan pelaku. Karena sebelumnya juga sudah pra rekontruksi. Sesuai Berita Acara Pemeriksaan (BAP)," ucapnya.

BACA JUGA :

Diikuti 7 Pelaku, Berikut 18 Adegan Reka Ulang Pembacokan Egi

Diketahui, motif pengeroyokan hingga korban Egi tewas, lantaran para pelaku sakit hati. Sutikno menyebut kedua geng tersebut adalah Respect dan Morenza. "Ada kegiatan antar geng anak sekolah yang terdiri dari beberapa sekolah. Sudah turun turun bahwa kedua geng saling bermusuhan," jelasnya.

Hingga saat ini, berdasarkan hasil penyelidikan, pihak polisi menetapkan 7 tersangka. Mereka adalah WD (16) berperan sebagai pembacok, NMA (18) yang mengomadoi untuk mengejar korban, PSP (17) yang menendang, sedangkan LK (17) yang memukuli korban. Sedangkan SPM (16), RD (16), AP (16) berperan sebagai joki.

"Apakah cukup 7 atau ada yang lain, kita akan melihat dan menganalisa setelah rekontruksi ini berdasarkan keterangan dan mengikuti petunjung dengan alat bukti yang lain," tuturnya.

Rekontruksi sesuai Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan Menukan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogya. Rekontruksi dimulai pukul 06:00 WIB hingga sekitar 07:45 WIB.

Diberitakan, peristiwa berawal saat korban mengendarai sepeda motor dibuntuti rombongan pelaku usai menonton pertandingan kompetisi futsal di Jalan Parangtritis, Bantul, Minggu 22 September 2019. (Ive)

BERITA REKOMENDASI