Rekayasa YBJ Dinilai Layak Diterapkan di Yogya

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Kota Yogya dituntut mampu terus berinovasi untuk menggulirkan rekayasa lalu lintas. Salah satunya berupa rekayasa Yellow Box Junction (YBJ) yang dinilai layak untuk segera diterapkan. Hal ini untuk mengantisipasi arus lalu lintas yang terkunci ketika terjadi kepadatan di persimpangan.

Anggota Komisi C DPRD Kota Yogya Sigit Wicaksono, menilai sebagai daerah tujuan wisata maka lalu lintas di Kota Yogya cenderung semakin padat. ”Yang paling bisa kita rasakan ialah ketika momentum libur panjang akhir pekan atau libur sekolah kemarin. Hampir di tiap persimpangan pusat kota antrean kendaraannya cukup panjang. Ini harus jadi bahan evaluasi bagi pemerintah,” urainya.

Dengan kondisi ruas jalan yang terbatas hingga sulit dilakukan pelebaran jalan, maka upaya lain harus ditempuh. Selama ini rekayasa yang kerap dilakukan, imbuh Sigit, masih sebatas membuat ruas jalan menjadi satu arah. Akan tetapi hal itu cenderung memindah potensi kepadatan ke tempat lain.

Oleh karena itu, rekayasa YBJ yang selama ini banyak diterapkan di Singapura maupun Malaysia, perlu diaplikasikan di Kota Yogya. Apalagi sejumlah daerah di wilayah Indonesia juga sudah menerapkannya. Rekayasa YBJ tersebut merupakan garis marka berwarna kuning yang berbentuk persegi ukuran besar disertai garis menyilang di bagian tengah dan tergambar di aspal.

”Biasanya itu berada di persimpangan dengan traffic light. Sehingga itu menjadi rambu atau marka jalan yang harus dipahami oleh pengendara,” imbuhnya.

BERITA REKOMENDASI