Rekening Bank Dibobol, Yusman Tekor Rp 400 Juta

YOGYA, KRJOGJA.com – Kejadian kurang mengenakkan dialami pematung tersohor Yusman (57) warga Tegal Senggotan, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul. Uang sejumlah Rp 400 juta yang tersimpan di sebuah bank swasta di Yogyakarta, tanpa sebab yang jelas tiba-tiba raib.

Total uang Yusman di bank swasta tersebut Rp 1 miliar, tiba-tiba menyusut tinggal Rp 600 juta. Padahal Yusman merasa belum pernah mengambil uang sebesar itu (Rp 400 juta). Sebaliknya, pihak bank mengklaim bahwa pengambilan uang dilakukan atas nama ‘Yusman’ dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP) atas nama yang bersangkutan.

Yusman kemudian meminta duplikasi KTP yang digunakan sebagai syarat pengambilan uang, ternyata foto yang ada di dalam KTP tersebut bukan dirinya, melainkan orang lain. Namun demikian, seluruh keterangan (identitas) tersebut memang atas nama dirinya, hanya foto saja yang berbeda. Tentu saja Yusman bertanya-tanya bagaimana itu bisa terjadi, kenapa pihak bank tidak mengecek ulang KTP atas nama dirinya pada saat registrasi peminjaman uang dan pengambilan uang. “Kasus tersebut sebenarnya sudah cukup lama, yakni sejak tahun 2016,” jelas Yusman kepada KRJogja.Com, Minggu (25/04/2021).

Menghadapi situasi kurang menguntungkan tersebut, Yusman mencoba mengadu ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Polda DIY, dengan harapan bisa diketahui siapa sebenarnya yang telah mengambil uangnya sejumlah Rp 400 juta. Peristiwa itu terjadi pada bulan Agustus 2016, ketika handphone miliknya tiba-tiba mati selama dua hari. Bersamaan dengan itu, ternyata ketika dicek di bank, pengambilan uang berlangsung pada saat handphone miliknya mati. “Saya menduga pelaku pembobolan uang saya sudah mempelajari kondisi tersebut,” ujar Yusman.

BERITA REKOMENDASI