Rekonstruksi Jokteng Lor Segera Dilakukan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemda DIY telah menyelesaikan penyusunan Detail Engineering Design (DED) Proyek Revitalisasi dan Rekonstruksi Bangunan Pojok Beteng (Jokteng) Lor Wetan atau Timur Laut Kraton Yogyakarta, tahun 2019 kemarin. Setelah penyusunan DED dan pembayaran ganti untung kepada seluruh warga terdampak selesai, Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY akan melanjutkan tahapan rekonstruksi bersama Kraton Yogyakarta, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY dan pihak terkait lainnya.

Kepala Disbud atau Kundho Kabudayan DIY Aris Eko Nugroho mengatakan, pihaknya telah merampungkan penyusunan DED Revitalisasi dan Rekonstruksi Jokteng Lor Wetan Kraton Yogyakarta tahun lalu. Selanjutnya ada proses rekonstruksi dengan Kraton Yogyakarta, BPCB DIY dan pihak lainnya pada Januari 2020 ini.

Baca juga :

Desain Tol Yogya Berpeluang Diubah, Simpang Monjali Bakal Hilang
Malioboro Bakal jadi Kawasan Bebas Rokok

”Intinya kami siapkan DEDnya yang sudah selesai 2019. Kemudian dilanjutkan kesiapan rekonstruksi dengan melibatkan Kraton Yogyakarta, BPCB dan pihak terkait lainnya awal tahun ini. Termasuk ada satu Kepala Keluarga (KK) terdampak revitalisasi di Gondomanan yang belum dibayar yang akan diselesaikan pada bulan ini,” papar Aris.

Aris mengungkapkan perihal masih adanya satu KK terdampak revitalisasi Jokteng yang belum dibayarkan ganti untungnya tersebut bisa ditanyakan lebih lanjut kepada Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) DIY, karena belum ada kesepakatan legal formalnya dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) DIY. Persoalannya hanya tinggal pembayaran ganti untung semata sehingga tidak menjadi hambatan yang krusial.

“Kami bersama Kraton dan pihak terkait lainnya mulai melakukan rekonstruksi secepatnya awal tahun ini. Kita bisa mulai itu setelah proses pembayaran ganti untung kepada seluruh warga terdampak revitalisasi dan rekonstruksi Jokteng Lor Wetan Kraton Yogyakarta selesai semua,” tegasnya.

Kundho Kabudayan DIY sudah menyiapkan alokasi anggaran proyek revitalisasi dan rekonstruksi Jokteng Lor Wetan Kraton Yogyakarta tersebut dari kucuran Dana Keistimewaan (Danais) 2020. DED tersebut akan diserahkan kepada Kraton Yogyakarta terlebih dahulu sebelum rekonstruksi dimulai. “Kami belum melihat titik arealnya secara pasti, jadi apakah penanda atau prasasti yang ada di bekas reruntuhan Jokteng Lor Wetan digeser atau dipertahankan nantinya. Karena bangunan warga terdampak masih berdiri dan harus dirobohkan, baru dilakukan ekskavasi untuk melihat temuan di bawahnya,” jelas Aris. (Ira)

BERITA REKOMENDASI