Revitalisasi Trotoar Jalan Jenderal Sudirman Dimulai dari Tugu

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Revitalisasi trotoar Jalan Jenderal Sudirman tahap kedua pada tahun ini akan dimulai dari barat atau wilayah Tugu. Hal ini agar saat puncak peringatan HUT Kota Yogya pada 7 Oktober mendatang, kawasan Tugu sudah memiliki wajah baru.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogya Umi Akhsanti, mengungkapkan dari sisi teknis pekerjaan tidak jauh berbeda dengan tahap pertama tahun 2019 lalu. “Kalau dulu di sepanjang Gramedia hingga Jembatan Gondolayu itu kan lebih ke garden city. Tapi untuk tahap kedua dari Jembatan Gondolayu sampai Tugu penekanannya lebih pada filosofis. Akan kami kerjakan dari barat dulu,” tandasnya.

Tahap penataan di kawasan Tugu memang lebih rumit. Selain menata ulang kondisi lantainya juga ada penggalian ductinguntuk memindahkan kabel yang masih melintang di udara ke dalam tanah. Jika semua kabel sudah berhasil dipindah ke dalam tanah, maka estetika Tugu dipastikan menjadi lebih kuat karena tidak terhalang oleh kabel.

Baca juga :

Pemindahan ke YIA, Penerbangan Dipastikan Tetap Normal
Lapas Cebongan Ajukan Remisi 296 Napi

Oleh karena itu, ketika puncak HUT Kota Yogya dengan penampilan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) digelar di kawasan Tugu, sudah tidak ada gangguan pekerjaan. Hanya, imbuh Umi, luasan kabel yang akan dialihkan ke dalam tanah masih dikoordinasikan kembali. Terutama kabel milik PLN yang bersinggungan langsung dengan pasokan listrik ke pelanggan.

“Kalau kabel milik PLN ini untuk 50 meter dari kawasan Tugu bisa dipindahkan ke dalam tanah. Tapi untuk pedestrian yang akan kami tata tetap seperti semula yakni 100 meter dari seputaran Tugu. Makanya untuk pemindahan kabel melintang ini perlu kami sesuaikan kembali,” urainya.

Umi mengaku, hingga saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan PLN. Jika sudah bisa dipastikan terkait jangkauan kabel yang bisa dipindah, maka hal itu akan langsung dimasukkan ke dalam dokumen pekerjaan.

“Kan harus mempertimbangkan juga suplay listrik ke pelanggan. Makanya perlu kami diskusikan kembali, sehingga lelangnya baru akan kami ajukan awal Maret,” jelasnya. (Dhi)

BERITA TERKAIT