Ruang Diskusi Menuju Indonesia yang Inklusif

Editor: Ivan Aditya

KOLONPROGO (KRjogja.com) – Sasana Integrasi Advokasi (Sigap), sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang menjadi wadah bagi pegiat inklusi difabel akan menyelenggarakan ‘Temu Inklusi 2016’ di Desa Sidorejo Lendah Kulonprogo, Kamis – Minggu (25-28/08/2016). Tema tahun ini yakni ‘Dari Desa : Berbagi Gagasan dan Praktik Terbaik Menuju Indonesia Inklusi’.

Organizing Commitee, Rohmanu mengatakan, temu inklusi tahun ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa dua tahun lalu dengan gagasan utama ‘Desa Inklusi’. Selama kegiatan, para peserta (difabel) dari berbagai daerah akan menetap/berbaur dengan warga desa. Mereka diberi ruang untuk berdiskusi, berinteraksi, berkomunikasi dan membangun jaringan untuk saling mengenal dan kemudian membangun gerakan inklusi sosial. “Ini menjadi ruang ketika desa menjadi basis perubahan inklusi difabel, menuju Indonesia yang inklusif,” terang Rohmanu saat bersilaturahmi di Kantor Redaksi KR, Senin (15/08/2916).

Menurut Rohmanu, tujuan temu inklusi ini salah satunya sebagai wadah berbagi pengalaman, sumber daya dan jejaring antara organisasi-organisasi difabel, maupun organisasi-organisasi masyarakat sipil, non-pemerintah serta lembaga pemerintah yang mempunyai kerja terkait isu difabel. Melalui kegiatan ini diharapkan tersusun konsep serta mempromosian implementasi ‘Desa Inklusi’ sebagai pelopor inklusi difabel dari desa.

Asisten Media Brita Putri Utami menambahkan, berbagai kegiatan telah disiapkan selama temu inklusi. Di antaranya lomba fotografi,lomba mencipta alat permainan edukatif anak, seminar nasional, lokakarya tematik, klinik informasi dan layanan difabilitas, pameran, panggung hiburan serta permainan untuk peningkatan kepedulian masyarakat terhadap difabel. (R-2)

BERITA REKOMENDASI