Rusak dan Kedaluarsa, BPPOM Musnahkan 1485 Produk Pangan

YOGYA, KRJOGJA.com – Ditemukan sudah rusak atau kedaluarsa, sebanyak 1485 produk pangan dari 379 item senilai total Rp 15.432.225 dimusnahkan. Hasil Intensifikasi Pengawasan Pangan  Menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1439 H Tahap V oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta sampai dengan 6 Juni 2018 ini juga telah memberikan teguran pada 71 pemilik sarana, namun belum ada yang projusticia.
      
"Pengawasan produk di sarana maupun pangan takjil sudah berjalan intensif sampai dengan 22 Juni 2018. Dalam pemeriksaan parcel dan di luar parcel di seluruh DIY dengan total sarana yang diperiksa sebanyak 290,  memenuhi syarat 215, dan tidak memenuhi syarat 75," papar kepala BPPOM Yogyakarta Dra Sandra MP Lithin Apt Mkes kepada KRJOGJA.com, Senin (11/6/2018).

Didampingi Kepala Seksi Layanan Konsumen BBPOM di Yogyakarta Dra Soesie Istyorini Apt disebutkan Sarana yang Menjual Produk Tidak Memenuhi Syarat ditemukan 39 rusak, 53 kedaluarsa, dan 7 tanpa izin edar. "Temuan di dalam parcel hanya  5 produk pangan dalam 1 item yang kadaluwarsa, kebanyakan ditemukan  diluar parcel yaitu rusak 424 produk dalam 127 item, kemudian kadaluwarsa 900 dari 236 item, tanpa izin edar 156 produk dalam 15 item, yang kemudian dimusnahkan," papar Sandra.

Sementara dari 290 Total Sarana yang diperiksa terbanyak dari Kabupaten Sleman (137), Kota Yogyakarta (78), Kabupaten Bantul (28), Kabupaten Gunungkidul (25), Kulonprogo (22). "Berturut-turut yang tidak memenuhi syarat, Sleman (24), Kota Yogyakarta (19), Gunungkidul (18), Bantul (10), Kulonprogo (4)," jelas Sandra. (M-3)

BERITA REKOMENDASI