Saatnya Sekolah Kejar Ketertingalan Pelajaran

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Seiring melandainya kasus Covid-19, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY memperbolehkan sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. Diharapkan ketertinggalan materi ajar saat pembelajaran jarak jauh (PJJ) dapat dikejar. Konsekuensi dari adanya pelonggaran tersebut, sekolah diminta menegakkan prokes dengan baik.

“Saat ini sekolah sudah diperbolehkan untuk melaksanakan PTM 100 persen, tentunya dengan tetap mengedepankan penegakan Prokes. Meski begitu kalau kondisi tidak memungkinkan sekolah tidak boleh memaksakan diri. Jadi pelaksanaan PTM harus disesuaikan kondisi sekolah,” kata Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya MPd di Yogyakarta.

Menurut Didik, pelaksanaan PTM 100 persen dilakukan sejalan dengan sudah kian banyaknya tempat umum yang mulai dibuka. Jadi pelaksanaan PTM juga akan menyesuaikan kondisi kasus wilayah tempat sekolah berada.

Selain itu karena pelaksanaan PTM bersamaan dengan momentum Ramadan harus diisi kegiatan positif yang bermanfaat. Baik yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan atau materi tentang pembentukan karakter.

“Kami selalu mengingatkan kepada semua warga sekolah tentang pentingnya Prokes. Boleh saja mereka mengadakan kegiatan keagamaan untuk mengisi Ramadan dengan kegiatan bermanfaat. Tapi pastikan penegakkan Prokes bisa dilaksanakan dengan baik,” ungkap Didik. (Ria/Ira)

BERITA REKOMENDASI