Saber Pungli Bidik Juru Parkir Nakal

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Persoalan juru parkir nakal, tak hanya bisa diselesaikan melalui Peraturan Daerah (Perda). Oknum juru parkir yang terbukti melakukan pidana, bisa dijerat dengan pasal dalam KUHP.

Tim Sapu Bersih (saber) Pungli Provinsi DIY mengingatkan, para juru parkir tidak menarik uang di luar aturan yang sudah ditetapkan atau melakukan perbuatan pidana yang bisa berujung penjara. "Kita di Polda DIY punya tim saber pungli, kemarin ada instruksi hal-hal yang terkait pungli, selesaikan lewat jalur hukum," ungkap Kasubdit Intelkam Polda DIY AKBP Heri Budi Santoso saat sosialisasi pungutan liar di aula kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Kamis (15/08/2019) siang.

Sosialisasi, diikuti oleh sejumlah juru parkir dan petugas Dishub Kota Yogyakarta. Heri menambahkan, persoalan juru parkir, bisa dibawa ke jalur hukum jika mereka berbuat pidana. "Misalkan saja, jika dalam pemungutan uang parkir disertai pengancaman, perusakan atau pemerasan, itu bisa dipidana. Selesai sosialisasi ini, jangan jadi pelaku pungutan parkir liar," pintanya.

Ia mengakui persoalan parkir liar hingga kini masih menjadi masalah yang krusial, apalagi perbuatan mereka bisa merusak citra Kota Yogyakarta di mata wisatawan. "Kami kawatir orang-orang jadi takut ke Yogya hanya karena persoalan parkir. Apalagi saat ini mereka yang menjadi korban bisa langsung mengunggah pengalamannya di media sosial, sehingga informasi itu langsung menyebar," tandasnya.

Tim Saber Pungli DIY, AKP Yayan Dewanto mengatakan, pengaduan terkait pungli turun dibandingkan bulan sebelumnya. Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho mengatakan, tindakan tegas akan dilakukan jika menemukan juru parkir nakal. Tindakan berupa teguran, peringatan hingga pencabutan izin bagi oknum juru parkir nakal.

"Kita ingatkan, jangan sampai ada pengelola parkir yang terkena saber pungli Polda. Pembayaran non tunai oleh juru parkir juga sudah diberlakukan, sebagai upaya mencegah pungli oknum petugas," tegasnya. (Ayu)

BERITA REKOMENDASI