Sadikin, Selesaikan Lukisan 25 Menit dengan Kakinya

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Sadikin, seorang perupa asal Malang tampak serius menghadap kanvas yang sengaja dibentangkan di halaman Kantor DPD PDI Perjuangan DIY, Sabtu (17/4/2021). Ia bersama sembilan perupa lainnya, membuat karya, melihat imaji Memotret Yogyakarta Kini.

Sadikin merupakan difabel, ia tak memiliki kedua tangan, namun begitu piawai memainkan kakinya menggoreskan warna di atas kanvas putih. Kaos ia tanggalkan, dua sisi bahu kanan dan kiri terlihat berwarna-warni, tertempel cat air yang digunakannya untuk melukis.

Tak heran bila kemudian, ia berhasil menyelesaikan lukisan dengan judul Tarung Ayam dengan waktu 25 menit. Kedua kakinya begitu cepat mengejawantahkan pikiran dan hati, menuangkan ide dan gagasan dalam guratan.

Lukisan tersebut menceritakan tentang sebuah semangat perjuangan di tengah keterbatasan. Ayam di Indonesia kerap kali diadu, mereka harus berjuang bertahan hidup ketika meski tak bisa memilih untuk tidak bertanding.

“Saya ingin tunjukkan, bagaimana perjuangan kita harus dilakukan dengan semangat dan motivasi tinggi. Ayam unu konotasi di Indonesia, karena selama ini yang kita tahu yang diadu itu ya ayam,” ungkapnya usai melukis.

Bersama Sadikin, sore tadi ada 9 perupa lain yang juga berkarya. Mereka berkreasi dalam pra even Akara yanh diikuti oleh Januri, Bambang Heras, Tjokorda, Wilman S, Rismanto, Suharmanto, Laksmi, Dyan Anggraini, dan Hadi Soesanto.

BERITA REKOMENDASI