Salurkan Klaim Rp 386,9 M, BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Lindungi Pekerja di DIY

Editor: Agus Sigit

YOGYA , KRjogja.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bekerjasama dengan Pemda DIY terus berupaya mengoptimalkan jangkauan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk seluruh kalangan pekerja. BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Utama Yogyakarta pun telah membayarkan total sejumlah 41.497 klaim manfaat program peserta senilai Rp 386,9 miliar periode 1 Januari sampai 31 Oktober 2021.

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Tengah (Jateng) dan DIY Cahyaning Indriasari menyampaikan DIY masih banyak sekali kantong-kantong pekerja yang bisa menjadi sasaran berikutnya. Selanjutnya, pekerja-pekerja di sektor pariwisata mengingat DIY identik dengan pariwisata yang harus ada perlindungannya karena mereka termasuk pekerja yang rentan.

“BPJS Ketenagakerjaan tidak bisa sendiri, kami akan bersinergi dengan Pemda DIY termasuk dengan perusahaan dan asosiasi bersama-sama nanti. Jadi mimpi kami, seluruh pekerja di DIY terlindungi. Pemda DIY sudah mempunyai regulasi yang mewajibkan untuk perusahaan untuk melindungi seluruh pekerja,” ujarnya dalam Sosialisasi Penghargaan Paritrana 2021 di Yogyakarta, Selasa (16/11).

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan yang seharusnya menjadi anggota atau peserta BPJS Ketenagakerjaan seharusnya bisa tercover. Dari jumlah pekerja di DIY baru 19 persen yang masuk dalam program ini, sehingga masih banyak yang harus diikutkan program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut.

“Saya kira ini menjadi PR kita supaya bisa memberikan perlindungan kepada masyarakat, itu jauh lebih penting. Targetnya jumlah kepesertaannya di DIY naik karena banyak pekerja yang rentan terhadap kecelakaan sekarang ini,” tegasnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Aria Nugrahadi menyatakan pihaknya terus mengoptimalkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, terlebih perusahaan menengah dan perusahaan besar sudah banyak di DIY. Namun, tantangan justru pada sektor usaha kecil yang perlu disosialisasikan.

“Jika mengetahui banyak kemanfaatan menjadi peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan, pasti mereka akan tertarik masuk menjadi peserta. Untuk itu, sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan di DIY perlu ditingkatkan khususnya menyasar sektor usaha kecil,” paparnya.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta Asri Basir mengungkapkan coverage kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan di DIY mencapai 401.301 peserta aktif per 16 November 2021. Dengan rincian kepesertaan yaitu PU (Formal) 284.165 peserta aktif, BPU (Informal) 26.530 peserta aktif dan Jasa Konstruksi sebanyak 90.606 peserta aktif.

“Kami telah membayarkan 41.497 klaim manfaat program peserta senilai Rp 386,9 miliar mulai 1 Januari hingga 31 Oktober 2021. Jumlah dan pembayaran klaim itu terdiri dari Jaminan Hari Tua (JHT) ada 31.630 kasus sebesar Rp 331,4 miliar, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) ada 2.540 klaim sebesar Rp 10,6 miliar, Jaminan Pensiun (JP) bagi 6.367 klaim sebesar Rp6,4 miliar dan Jaminan Kematian (JKM) bagi 960 klaim sebesar Rp 28,5 miliar,” terangnya. (Ira)

 

BERITA REKOMENDASI