Sampah Meluber ke Jalan, Warga Tegal Kemuning Bau Tak Sedap

YOGYA, KRJOGJA.com – Tempat pembuangan sampah sementara (TPSS) Kampung Tegal Kemuning, Kelurahan Tegal Panggung, Kecamatan Danurajen tak mampu lagi menampung gundukan sampah, akibatnya sampah bercecer ke jalanan. Bukit sampah ini juga mengganggu lingkungan dan mengeluarkan bau tak sedap.

Meski setiap hari rutin diangkut sebanyak dua kali pada jam 06:00 dan sekitar jam 10:00 WIB, TPSS Kampung Tegal Kemuning tetap melimpah bahkan menjular ke jalan. Dari pantauan KRJOGJA.com, Kamis (28/2/2019) dini hari tumpukan sampah yang bercecer kejalan mengganggu pejalan kaki serta warga sekitar karena aroma yang tak sedap. 

Menurut pengakuan Subandi warga asli Kampung Kemuning yang rumahnya tepat berada disisi utara TPSS, sampah yang tercecer itu berasal dari berbagai dusun. Menurutnya TPSS sebenarnya diperuntukan bagi warga kampung sekitar. "Dari kampung kami yang buang sampah disitu juga sudah banyak, ditambah dari ampung lain bahkan umum juga buang kesini," kata Subandi. 

Subandi mengatakan, kondisi seperti ini belum bisa dibandingkan pada saat lebaran atau hari libur besar lainnya. Sampah akan terserak sampai ke tengah jalanan karena petugas sedang libur. 

Subandi menceritakan, tempat pembuangan sampah sementara memang sudah ada sejak lama dengan ukuran yang minimalis. Namun kondisi pembuangan sampah sebelumnya tidak sampai tumpah keluar. Semenjak TPSS di Pasar Lempuyangan ditutup, pemerintah menambahkan ukuran bak sampah dengan ukuran 7×4 meter, akibatnya sampah sementara dialihkan ke Kampung Tegal Kemuning.

"Itu sekitar tahun 1990-an ukuranya ditambah. Saya sudah enggak bisa nyium bau sampah kaya apa, udah jadi minyak wangi setiap hari dari saya kecil itu," katanya.

Subandi juga mengaku, usaha warung makannya sudah sepi pelanggan. Menurutnya, pelanggan enggan untuk makan di warungnya karena terganggu dengan aroma bau sampah. 

Sementara itu, Alberd warga kampung Sureng Juritan, Kecalamatan Purwokinanti, Kecamatan Pakualaman yang bekerja membantu mengangkut sampah tempatnya mengaku sudah biasa membuang sampah di Kampung Tegal Kemuning.

"Sudah lima tahun buangnya kesini, enggak masalah buang disini," kata Alberd kepada KRJOGJA.com.(Evi Nur Afiah)

BERITA REKOMENDASI