Satgas Lawan Covid-19 UTDI Kawal Pelayanan dan Perkuliahan Sesuai Prokes

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRjogja.com – Untuk mencegah dan menanggulangi tingkat penyebaran Covid-19 dari lingkungan kampus, Universitas Teknologi Digital Indonesia (UTDI) telah menyiapkan Satgas Lawan Covid-19. Tugas khususnya mengawal proses pelayanan dan perkuliahan sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Kordinator Satgas, Edi Iskandar meyampaikan Satgas Lawan Covid-19 UTDI  dibentuk sejak awal pandemi Covid-19 yang tugas utamanya mencegah penularan virus dengan cara memastikan penerapan protokol kesehatan di lingkungan kampus yang berlokasi di Jalan Raya Janti 143 Yogyakarta berjalan sebagaimana mestinya.

“Antara lain memastikan semua orang yang akan memasuki lingkungan kampus memakai masker dengan benar, melakukan scan barcode peduli lindungi, pengecekan suhu badan dan mencuci tangan menggunakan air mengalir, sabun atau handsanitizer,” terang Edi, Kamis (30/12).

Selain itu satgas juga secara berkala melakukan penyemprotan desinfektan berkala dan siap mengawal proses perkuliahan blended learning di UTDI dengan memastikan setiap ruangan kuliah memenuhi standar protokol kesehatan serta mengontrol jumlah peserta setiap kelas dengan petugas yang rutin kontrol keliling.

Rektor UTDI, Totok Suprawoto selaku Penanggung Jawab Satgas menyatakan bahwa kampus UTDI telah terbuka bagi mahasiswa dan masyarakat yang akan berkunjung dengan memenuhi protokol kesehatan sesuai standar pemerintah. “UTDI juga telah menerapkan perkuliahan dengan metode blended learning terbatas yang dilengkapi infrastruktur IT yang memadai,” sebut Totok.

Sementara, Teguh Wiyono Budi Prasetijo, Ketua Yayasan Pendidikan Widya Bakti Yogyakarta selaku Pelindung Satgas merasa bangga dengan semangat dan kekompakan seluruh anggota satgas. Teguh juga menyatakan bahwa Yayasan sebagai penyelenggara UTDI memberikan fasilitas memadai bagi satgas dalam menjalankan tugasnya.

“Kami berharap adanya kesadaran semua pihak akan pentingnya protokol kesehatan sehingga proses belajar mengajar dan semua pelayanan yang dilakukan UTDI dapat berjalan dengan sebaik-baiknya sesuai protokol kesehatan, meskipun sebagian besar proses pelayanan dan operasional organisasi juga telah difasilitasi menggunakan teknologi digital,” tutup Teguh. (Sal)

BERITA REKOMENDASI