Satgas Pastikan Belum Ada Temuan Omicron di Kota Jogja

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogya memastikan pihaknya belum menemukan kasus dengan varian Omicron. Kendati di DIY disebut ada empat orang yang probable namun seluruhnya juga bukan warga atau domisili di KotaYogya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogya Emma Rahmi Aryani, menyebut empat warga di DIY yang dinyatakan probable Omicron tersebut merupakan hasil pe meriksaan S-gene Target Failure (SGTF). Sementara sesuai edaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) konfirmasi positif Omicron harus berdasarkan
Whole Genome Sequencing (WGS).

“Itu kan masih pakai SGTF sehingga ini masih ditindaklanjuti dengan pemeriksaan WGS,” jelasnya, Kamis (27/1). Hasil pemeriksaan WGS itu pun nanti akan diinformasikan. Ketika kelak hasil- nya ada yang positif Omicron, imbuh Emma, Gubernur DIY juga pasti akan menyampaikan ke publik. Oleh karena itu, probable Omicron yang terjadi saat ini dinilai belum sesuai edaran Kemenkes.

“T api kita harus tetap waspada. Rata-rata juga tidak bergejala meski sebarannya luas, namun tidak begitu bahaya dibanding varian Delta. Bagaimana pun kewaspadaan penting dengan disi-
plin menerapkan protokol kesehatan,” urainya.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogya Heroe Poerwadi juga mengungkapkan hal sama. Menurutnya, sampai saat ini belum ada kasus Omicron di Kota Yogya. Pihaknya juga rutin mengirimkan sampel pasien Covid19 yang CT valuenya di bawah 25. Apa- lagi indikasi temuan dengan sebaran yang meluas juga belum ditemukan di Kota Yogya.

BERITA REKOMENDASI