Satlantas Polresta Yogya Terus Berbenah

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Menyesuaikan adanya ‘Maklumat Pelayanan’ yang dikeluarkan Kapolresta Yogyakarta, jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Yogyakarta Polda DIY, terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Termasuk dalam hal ini perihal pelayanan kepada pemohon surat izin mengemudi (SIM), meliputi permohonan baru dan perpanjangan. Berdasar catatan di Regident Satlantas Polresta Yogyakarta, tercatat sejak Januari-Agustus 2021, telah dikeluarkan 41.091 SIM, meliputi A, C, B1, B2, B1 U, dan B2 U. Berdasar data tersebut bisa dikatakan animo pemohon SIM tetap tinggi di masa pandemi Covid-19.

Kasat Lantas Polresta Yogyakarta Kompol Chandra Lulus Widiantoro SIK didampingi Kasubnit 2 Regident Satlantas Yogyakarta Iptu Annisa Hemas Tiara STrK MSc, Sabtu (04/09/2021) menjelaskan selama pandemi Covid-19 pihaknya melayani pemohon SIM dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Apabila pemohon tidak menaati prokes, dengan terpaksa petugas tidak bisa melayani. Demikian pula, jika ada petugas yang melanggar aturan prokes, kepada yang bersangkutan akan dikenai sanksi sebagaimana diatur dalam ‘Maklumat Pelayanan’.

Annisa Hemas memerinci perihal rekapitulasi produksi SIM oleh jajaran Satlantas Polresta Yogyakarta. Bulan Januari 5131, Februari 3.955, Maret 5.776, April 6.059, Mei 5.950, Juni 6.402, Juli 3.509, dan Agustus 4.809. Produksi SIM sejumlah itu, meliputi C, A, B1, B2, B1 U, dan B2 U, baik permohonan baru maupun perpanjangan. “Rekapitulasi produksi itu dilakukan pada masa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Sementara pada saat diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga ke Level 4, Level 3, hingga Level 2, petugas Satlantas Polresta Yogyakarta tetap melakukan pelayanan, tetapi dengan menyesuaikan ketentuan dari kebijakan pemerintah. Pada bulan Juli 2021, petugas mengeluarkan 2.814 SIM perpanjangan dan 682 baru. Sedangkan pada bulan JUni 2021, dikeluarkan 5.148 SIM perpanjangan dan 1.314 baru. “Jumlah tersebut memungkinkan diterbitkan termasuk terkait kebijakan dispensasi perpanjangan SIM,” jelas Annisa Hemas.

Annisa Hemas menjelaskan pihaknya berusaha melayani masyarakat mengacu pada ‘Maklumat Pelayanan’, yang diantaranya mengatur tentang kesanggupan petugas menyelenggarakan pelayanan sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan. Apabila tidak menepati janji tersebut, petugas siap menerima sanksi sesuai perundang-undangan yang berlaku. “Jika masyarakat merasa tidak dilayani secara baik oleh petugas, silakan membuat pengaduan,” jelas Annisa Hemas. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI