Satpam HUT ke-40, Dapat ‘Kado’ Warna Seragam Mirip Polisi

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Sebagai mitra kepolisian, satpam memiliki kewenangan terbatas dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dalam kondisi pandemi Covid-19, satpam juga menjadi garda terdepan dalam menjaga protokol kesehatan di tempat publik. Baik itu perkantoran, mall, rumah sakit dan lain-lain.

Ketua Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) DIY Salva Yurivan Saragih menerangkan, para satpam diberi bekal pengetahuan terkait pandemi Covid-19. Saat bertugas, para satpam juga diberi Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. “Tidak hanya sigap dan responsif melayani tapi juga harus menerapkan protokol kesehatan. Kalau satpam tidak punya pengetahuan tentang hal itu bisa jadi klaster baru di suatu tempat,” kata Salva di sela-sela acara donor darah HUT Satpam di Galeria Mall, Rabu (2/12).

Menurut Salva, tahun ini satpam juga mendapat hadiah dan diakui sebagai anak kandung oleh Polri. Karena seragam satpam akan berubah warna, hampir sama dengan seragam kepolisian. “Satpam bisa makin percaya diri. Keberadaan satpam bisa meningkatkan Kamtibmas karena pelaku kejahatan menganggap ada polisi,” terang Salva.

Direktur Binmas Polda DIY Kombes Pol Kombes Pol Drs Anjar Gunadi MM mengatakan, tahun 2020 terbit Perpol nomor 4 yang mengatur perubahan seragam satpam.
Perubahan seragam satpam ini disesuaikan baik atribut dan kelengkapannya dan gradasi warnanya lebih terang 20 persen dari seragam polisi. “Salah satu bentuk bahwa profesi satpam derajatnya dimuliakan. Dengan perubahan seragam ini tugasnya makin sinergi dengan kepolisian dalam rangka membantu kemananan dan ketertiban di wilayah kerjanya,” ungkap Kombes Pol Anjar.

BERITA REKOMENDASI