Sea World ‘Digital’ Karya Teguh Ostentrik Sita Perhatian Artjog

YOGYA, KRJOGJA.com – Gelaran seni Artjog MMXIX 2019 bertema CommonSpace resmi dibuka Kamis (25/7/2019) malam. Suasana Jogja National Museum (JNM) pun mulai berwarna dengan puluhan karya seni dari 40 seniman dalam dan luar negeri. 

Salah satu karya yang cukup menyita perhatian adalah milik Teguh Ostentrik yang mengusung tema Daun Khatulistiwa (Domus Frosiquilo). Menarik, Teguh yang diketahui begitu gemar menyelam, menampilkan pemandangan bawah air namun dalam bentuk digital. 

Dengan berani, Teguh memadukan pemandangan bawah air dengan instalasi kerangka besi anatomi bermotif daun jati. Ia menceritakan, nantinya instalasi tersebut akan ditanam di bawah laut Pantai Jikomalamo Ternate, Maluku Utara sebagai wujud komitmen melestarikan ekosistem bawah air. 

“Ini karya saya yang ke-9 untuk ARTificial Reef. Rencana nanti mau diceburkan ke Ternate, Maluku Utara. Tujuannya, agar bisa jadi media tumbuh untuk koral,” ungkapnya di sela pembukaan. 

Pola anatomi daun jati sendiri memiliki makna mendalam yakni sebagai penghasil oksigen untuk menunjang kehidupan. Hal inilah yang ingin disuarakan Teguh melalui karya-karyanya selama ini. 

“Indonesia ini dianugerahi keuntungan luar biasa, dengan suhu hangat keanekaragaman hayati bisa muncul dengan subur. Tanaman di darat bisa subur, terumbu karang di laut juga begitu. Inilah yang harus kita jaga, bagaimana melalui seni kita bisa sedikit berkontribusi pada pelestarian alam,” ungkapnya lagi. 

Artjog CommonSpace sendiri bakal berlangsung selama satu bulan mulai 25 Juli hingga 25 Agustus di JNM. Berbagai pertunjukkan seni dan workshop bakal disuguhkan selama satu bulan penuh. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI