‘SEAMOVIE 2019’ di TBY Resmi Dibuka

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRjogja.com – Film berdurasi 11 menit dengan judul “Di Penghujung Hari Minggu” secara resmi membuka rangkaian pre-event Southeast Asian Short Film Festival (SEAMOVIE) 2019 di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Jumat (15/11/2019).

SEAMOVIE merupakan festival film pendek tahunan yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Sosial Asia Tenggara Universitas GadjahMada (PSSAT UGM). Isu-isu yang diangkat berfokus pada kondisi sosial Asia Tenggara. Tahun ini, SEAMOVIE mengangkat tema “The Future of Humanity” dan menampilkan total 38 film pendek dari Indonesia, Singapura, Vietnam, dan Malaysia.

“Kami kan pusat studi, jadi produk kami adalah riset. Kami bermaksud untuk menghadirkan isu sosial di Asia Tenggara dalam bentuk lain, yaitu film, yang cenderung lebih populer,” ujar Nitya Swastika (24), anggota Divisi Publikasi Program PSSAT.

38 film pendek tersebut merupakan hasil seleksi  dari 94 film yang masuk. “Tim kurator menilai film nya dari beberapa hal.Di antaranya adalah; substansi dan teknis,” papar Nitya.

Rangkaianacara SEAMOVIE 2019 dibagi menjadi 2 yaitu pre-event dan acara utama. Pre-event dilaksanakan pada 15-16 November 2019 di TBY dengan menampilkan total 20 film pendek. Sementara itu, acara utama akan diselenggarakan pada 25-26 November 2019 di Institut Français Indonesia – Lembaga Indonesia Perancis (IFI-LIP) Yogyakarta. Terdapat 18 film pendek yang akan ditampilkan pada acara utama tersebut.

Dalam penyelenggaraan pre-event SEAMOVIE 2019, PSSAT bekerjasama dengan pameran seni Biennale Jogja XV – Equator #5. Kerjasama ini dilakukan karena tema yang diangkat kedua acara sama-sama mengangkat isu-isu di Asia Tenggara.Namun, untuk acara utamanya, SEAMOVIE 2019 bekerjasama dengan Minikino Film Week 5 (MFW5) Bali International Short Film Festival.

Seluruhrangkaian SEAMOVIE 2019 bersifat gratis, baik pre event maupun acara utama. Dalam acara utama, selain menyaksikan film-film pendek, pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam sejumlah diskusi. Diskusi-diskusi tersebut akan dipandu oleh beberapa akademisi dari berbagai universitas di Yogyakarta.

(Sofia Kirana Devi/KR Academy)

 

BERITA REKOMENDASI