Sekolah Proaktif Antisipasi Cegah Korona

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Merebaknya virus korona yang terjadi di sejumlah negara tidak hanya menjadi fokus perhatian rumah sakit dan tenaga medis, tapi juga sekolah. Sejumlah upaya dilakukan sekolah, salah satunya terkait peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi korona.

Salah satunya dengan melakukan sosialisasi untuk siswa tentang cara mencuci tangan yang benar. Dengan adaya edukasi tersebut diharapkan siswa jadi termotivasi untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Guna meningkatkan wawasan siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat, dalam sosialisasi ini kami mengundang dr Eta Auria Latifah dari Puskesmas Tegalrejo. Tidak hanya itu, kami juga menambahkan kelengkapan terkait sanitasi seperti sabun cuci tangan serta peralatan terkait lainnya. Sehingga setelah melakukan aktivitas anak bisa langsung mencuci tangan diikuti dengan kegiatan cuci tangan,” kata Kepala SD Muhammadiyah Karangwaru, M Slamet Riyanto MPd.

M Slamet Riyanto mengungkapkan, kegiatan sosialisasi itu sengaja dilakukan untuk memberikan edukasi kepada siswa tentang cuci tangan secara benar supaya mereka terbiasa hidup tetap sehat. Selain itu, lewat kegiatan itu pihaknya berharap bisa menjadi salah satu langkah antisipasi sekolah dari berbagai penyakit menular seperti virus korona.

Karena penanganan merebaknya virus korona tidak akan bisa dilakukan secara optimal, tanpa adanya sikap proaktif dari semua pihak. Menyadari akan hal itu, sekolah berupaya memberikan layanan dan edukasi kepada siswa serta orangtua.

“Keluhan soal keterbatasan masker yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menjadi salah satu materi dalam sosialisasi. Dalam sosialisasi tersebut dokter mengajak agar siswa dan orangtua agar lebih bijak dalam membeli masker (jangan memborong). Waspada boleh, tapi jangan sampai menimbulkan kerugian bagi orang lain,” tambahnya. (Ria)

BERITA TERKAIT