Sekolah Swasta Masih Kekurangan Siswa

Editor: Ivan Aditya

YOGYA , KRJOGJA.com – Meski awal tahun ajaran baru 2019/2020 sudah dimulai lebih dari satu bulan dan proses pembelajaran sudah dilakukan. Masih ada beberapa sekolah swasta di Kota Yogyakarta yang kuotanya belum terpenuhi. Sejumlah upaya terus mereka lakukan untuk memenuhi kekurangan tersebut, salah satunya dengan melakukan sosialisasi. Tentunya semua itu, dengan tetap mentaati ketentuan dan aturan yang ada di Dinas Pendidikan.

"Sampai saat ini sekolah kami baru mendapatkan 8 siswa. Kendati demikian, kami tetap berupaya memberikan layanan yang terbaik bagi peserta didik. Kami berharap dengan cara ini, siswa jadi termotivasi untuk lebih semangat dalam belajar dan terus berprestasi,"kata Kepala SMP Gotong Royong Yogyakarta, Amelita BR Tarigan.

Amelita mengatakan, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada masyarakat (siswa) yang belum mendapatkan sekolah untuk mendaftar. Maksimal sebelum penilaian tengah semester dilakukan. Karena jika melebihi penilaian tengah semester, sekolah akan mengalami kesulitan. Kondisi serupa juga terjadi di SMA Taman Madya Tamansiswa Jetis.

Sekolah tersebut, masih memberi kesempatan kepada masyarakat yang belum mendapatkan sekolah. Batasan kesempatan itu sampai sebelum Penilaian Tengah Semester. "Kami masih memberi kesempatan kepada masyarakat yang belum medapatkan sekolahan, "jelas Ketua PPDB SMA Taman Madya Tamansiswa Cabang Jetis Drs Marwoto.

Tetapi kesempatan itu menurut Marwoto sampai sebelum Penilaian Tengah Semester. Sekarang sudah ada dua rombongan belajar untuk siswa baru kelas X. Tetapi masih memungkinkan untuk menambah siswa baru lagi. SMA Taman Madya Jetis memberikan beasiswa kepada siswa yatim piatu dari keluarga pra sejahtera.

"Siswa yang punya prestasi non akademik mendapat kesempatan untuk mengembangkannya. Dua alumni berhasil masuk Universitas Gadjah Mada , yang seorang dari prestasinya sebagai olahragawan," jelasnya.

Terpisah Waka Humas SMA Budya Wacana Drs Demas Marsudi memberi keterangan yang sama. Menurutnya SMA Budya Wacana masih memberi kesempatan kepada masyarakat yang belum mendapatkan sekolahan. Saat ini di SMA Budya Wacana sudah ada dua rombongan belajar IPA dan IPS tetapi masih memberi kesempatan kepada masyarakat yang belum mendapatkan sekolahan. Demikian pula Kepala SMA Bhineka Tunggal Ika Tri Rahayu Kuntowati SPd masih memberi kesempatan kepada masyarakat yang belum mendapatkan sekolahan. (Ria/War)

BERITA REKOMENDASI